Jakarta, beritalima.com| – BAZNAS BAZIS (Badan Amil Zakat Nasional- Badan Amil Zakat, Infaq dan Sadaqah) DKI Jakarta kembali menghadirkan layanan hapus tato gratis pada bulan Ramadan. Program ini menjadi salah satu bentuk dakwah sosial, spiritual dan psikologis masyarakat yang ingin berhijrah dan memperbaiki diri.
Pendaftaran mulai 23 Februari hingga 4 Maret 2026 secara daring melalui laman resmi yang telah disediakan penyelenggara: https://baznasbazisdki.id/. M. Bahaudin, Pimpinan Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Baznas/Bazis DKI Jakarta menyatakan, target peserta tahun ini mencapai 1.000 orang.
Angka ini meningkat signifikan dibandingkan target tahun sebelumnya yang sebanyak 700 pendaftar. Inisiatif ini merupakan bagian dari pendekatan holistik yang tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga spiritual dan sosial.
Calon peserta program hapus tato gratis BAZNAS DKI wajib mengisi formulir pendaftaran secara lengkap dan benar, melampirkan fotokopi KTP dan foto tato yang ingin dihapus sebagai bagian dari proses verifikasi awal. Setelah berani mendaftar, peserta akan dimasukkan ke dalam grup WhatsApp layanan hapus tato sesuai wilayah masing-masing untuk informasi lebih lanjut.
Layanan ini terbuka bagi masyarakat dengan KTP DKI Jakarta dan berdomisili di Jabodetabek, menunjukkan jangkauan program yang luas. Namun, terdapat beberapa persyaratan medis yang harus dipenuhi oleh calon peserta (peserta tak boleh dalam kondisi medis yang dapat menghambat, seperti penyakit kulit kronis, diabetes yang tidak terkontrol, atau gangguan pembekuan darah).
Penting untuk dicatat, peserta tidak diperbolehkan mengikuti program jika memiliki tato permanen di area sensitif atau berisiko tinggi terhadap komplikasi medis. Hal ini untuk memastikan keamanan dan keberhasilan proses penghapusan tato bagi setiap individu.
Layanan hapus tato gratis yang diselenggarakan oleh BAZNAS/BAZIS Provinsi DKI Jakarta akan dilaksanakan di sejumlah titik strategis, di antaranya di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat (23–24 Februari 2026), Aula Masjid Assahara, Kantor Wali Kota Jakarta Barat (24 Februari 2026), Ruang Dirgantara Blok B/C Lantai 2 Kantor Wali Kota Jakarta Selatan (26 Februari 2026), Aula Serbaguna Blok C Kantor Wali Kota Jakarta Timur (3 Maret 2026)
Jurnalis: abri/rendy







