International Women’s Day 2023 di Jember Tampilkan Kebaya Tempo Doeloe

  • Whatsapp
Perempuan Jember mengenakan kebaya tempo doeloe di acara International Women's Day (beritalima.com/sugik)
Perempuan Jember mengenakan kebaya tempo doeloe di acara International Women's Day (beritalima.com/sugik)

JEMBER, beritalima.com | Dalam peringatan International Women’s Day tahun 2023 di Kabupaten Jember, menampilkan kebaya tempo doeloe.

Fashion kebaya tempo doeloe di laksanakan di salah satu area di Lippo Mall Plaza Jember, Minggu (19/3/2023).

Bacaan Lainnya

Dengan dilaksanakannya kebaya tempo doeloe, diharapkan perempuan turut melestarikan dan menjaga nilai-nilai budaya yang dimiliki Indonesia.

Dengan adanya fashion kebaya tempo doeloe ini, agar para perempuan tidak hanya memakai kebaya di acara besar saja, namun bisa digunakan dalam sehari-hari dengan perpaduan ornamen yang simpel.

Founder dan Kepala Sekolah Perempuan Jember, Wiwin Riza Kurnia menyampaikan, kegiatan Ienternational Women’s Day sebagai bentuk apresiasi kepada perempuan.

“Baik dalam bidang sosial, politik, ekonomi, budaya dan sebagainya,” kata Wiwin, kepada wartawan.

Kegiatan ini juga, untuk meningkatkan potensi perempuan, dan apa yang bisa dikembangkan perempuan terhadap dirinya masing-masing.

Dengan penampilan kebaya tempo doeloe, menurut Wiwin, merupakan bentuk melestarikan dan mencintai nilai-nilai sejarah Indonesia.

“Kebaya tempo doeloe, kami mengapresiasi dan juga ingin melestarikan apa yang sudah menjadi nilai-nilai sejarah kita,” ungkapnya.

“Bahwa perempuan, meskipun diera digital maupun modern ini, tidak meninggalkan nilai-nilai kita, sebagai bangsa Indonesia,” imbuhnya.

Untuk era sekarang ini, Menurut Wiwin, pemakaian busana kebaya bisa dipadukan dengan ornamen-ornamen yang ada. Bagaimana memiliki ciri khas berbeda, dengan adanya kebaya tempo doeloe.

“Terutama kebaya-kebaya yang dipakai perempuan di Jember,” jelas Wiwin.

Selain kegiatan fashion kebaya tempo doeloe, juga ada kegiatan vaksinasi, pembuatan kue, donor darah, membatik, fashion, UMKM dan lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Jember, Suprihandoko, sangat mengapresiasi kegiatan ini.

Selain memperingati, International Women’s Day juga dilaksanakan Soft Launching J-Berlian (Bersama Lindungi Anak).

“Acara ini sangat luar biasa, karena dibantu sepenuhnya oleh sekolah perempuan Jember. Jadi support desain, rencana dan lain sebagainya itu, kita semua di support dari sana,” akunya.

Sekolah Perempuan Jember berkolaborasi, DP3AKB Jember hanya memfasilitasi, segala sesuatunya, yang kiranya mendukung demi kelancaran acara ini.

Tidak hanya ini, adanya persoalan kekerasan perempuan dan kekerasan terhadap anak juga menjadi prioritas jajarannya.

“Setiap permasalahan yang ada, akan kita dampingi secara tuntas. Karena di Jember kekerasan terhadap perempuan dan anak saat ini cukup lumayan,” ungkapnya. (Sug)

beritalima.com

Pos terkait