Jadi Dosen Tamu, Ketua TP PKK Trenggalek Berbagi Ilmu di STKIP PGRI

  • Whatsapp

TRENGGALEK, beritalima.com –

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, menjadi dosen tamu di STKIP PGRI. Diundang untuk mengisi sekolah tamu pada STKIP, Master of Economic UIN SATU itu tidak pelit untuk berbagi ilmu berwirausaha kepada ratusan mahasiswa.

Getol berbagi tips berwirausaha, Novita ingin mendorong mahasiswa di Kabupaten Trenggalek menjadi generasi milenial tangguh. Menjadi generasi digital (Gen C) Novita berharap kepada para mahasiswa yang diremuinya bisa membaca moment, memanfaatkan peluang dan bijak mengisi perjalanan hidupnya dengan baik sehingga sukses menapaki hidup di kemudian hari

“Hari ini mengisi sekolah tamu yang diadakan STKIP PGRI Kabupaten Trenggalek dan alhamdulillah saya bisa membagikan beberapa point of view tentang bagaimana berwirausaha dan menjadi generasi z dan generasi milenial yang tangguh kepada seluruh mahasiswa mahasiswi,” kata dia, Selasa, 31 Oktober 2023.

Generasi milenial, sambungnya, tidak boleh pasif harus penuh semangat dalam berkarya. Fokus untuk mengasah keterampilan sekaligus bekerja secara profesional. Apalagi, saat ini merupakan era dimana persaingan disemua lini lebih ketat.

“Jadi, milenial gak boleh mager, nggak boleh membuang-buang waktu untuk ‘rasan-rasan’ (menggunjing). Fokuslah dalam bekerja,” imbuh Novita menambahkan.

Masih menurut istri Bupati Trenggalek itu, pada zaman disrupsi digital sebagaimana sekarang, kemajuan teknologi telah memicu berbagai inovasi besar-besaran. Termasuk di ranah bisnis dan juga industri secara universal. Semua serba berbau digital, sehingga para muda harus mampu mempersiapkan diri menghadapi transformasi mendasar disemua bidang (disrupsi).

“Kecanggihan teknologi, harus diakui telah mengubah kondisi persaingan di masa sekarang. Beberapa profesi sudah mulai tergantikan oleh mesin, maka persiapkan diri, keahlian, komitmen serta bijak membaca peluang,” pesan dia.

Dalam kesempatan itupun, Novita juga berbagi pengalaman ketika mendapat tugas belajar di negara China beberapa waktu lalu. Hingga, muncul banyak harapan ataupun rencana inovasi dibenak Ketua Dekranasda Trenggalek ini. Terutama, untuk bisa memajukan UMKM di Bumi Menaksopal. Diantaranya, peningkatan kapasitas melalui pendampingan dan pelatihan. Kemudian, pendekatan-pendekatan sosioekonomi juga dilakukan agar pelaku UMKM merambah ‘platform digital’.

“Diera transformasi digital ini, mari bersama terus belajar. Buka mainset fikir, jangan mau ketinggalan informasi dan teknologi,” ajak Novita. (her)

beritalima.com

Pos terkait