GRESIK, beritalima.com— Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Gresik akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada 28 Maret 2026.
Forum tersebut menjadi momentum penentuan ketua baru untuk masa bakti 2026–2031.
Menjelang pelaksanaan muscab, dinamika internal partai mulai mengerucut pada sejumlah nama.
Salah satu yang paling santer diperbincangkan adalah Ketua DPRD Gresik, M. Syahrul Munir, yang dinilai memiliki peluang besar memimpin PKB Gresik.
“Saat ini Syahrul Munir yang beredar di kalangan PAC memiliki kans kuat untuk memimpin PKB Gresik lima tahun ke depan,” ungkap salah satu Ketua PAC PKB yang enggan disebutkan identitasnya, Senin (16/3/2026) kepada wartawan.
Ia menuturkan, harapan kader PKB Gresik ke depan adalah menghadirkan kembali figur dari internal partai yang mampu menduduki jabatan kepala daerah, sebagaimana pernah diraih oleh mantan Bupati Gresik, KH Robbach Ma’sum.
Sementara itu, Syahrul Munir memilih bersikap normatif menanggapi berkembangnya dukungan tersebut.
Ia menegaskan bahwa proses penentuan ketua di PKB tidak melalui mekanisme pencalonan pribadi, melainkan berdasarkan usulan struktural.
“Mekanismenya diusulkan. Bukan mencalonkan diri, jadi lihat usulannya nanti ketika muscab berlangsung,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa usulan tersebut berasal dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) dan DPC, kemudian disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) melalui Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB sebagai bagian dari mekanisme organisasi.
Jurnalis: Moh Khoiron








