Jembatan Baru di Desa Sembulung Retak dan Terkelupas, Ketua LBH Nusantara Kecam Kualitas Proyek

  • Whatsapp
Foto: Jembatan Baru di Desa Sembulung mengalami kerusakan. (Doc, Rony Subhan)

BANYUWANGI,Beritalima.com – Kondisi jembatan baru dibangun di Desa Sembulung, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, menuai kecaman keras dari berbagai pihak. Infrastruktur yang belum lama dibangun itu dilaporkan sudah mengalami kerusakan, mulai dari cor beton yang terkelupas hingga munculnya retakan di sejumlah bagian.

Sorotan tajam datang dari Ketua LBH Nusantara, Moh Imam Gojali. Ia mengecam keras kondisi jembatan yang dinilai tidak mencerminkan kualitas pembangunan yang seharusnya.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, proyek infrastruktur yang dibiayai dari anggaran negara semestinya dikerjakan dengan standar tinggi dan pengawasan ketat, bukan justru menunjukkan kerusakan dalam waktu singkat.

“Ini sangat kami sesalkan. Jembatan baru tapi sudah rusak, corannya terkelupas, bahkan ada bagian yang retak. Ini jelas tidak wajar dan patut diduga ada masalah dalam pelaksanaannya,” tegas Moh Imam Gojali.

Ia menilai, kerusakan dini pada jembatan tersebut bukan hanya persoalan teknis, melainkan indikasi adanya kelalaian atau bahkan dugaan ketidaksesuaian spesifikasi dalam pengerjaan proyek.

Lebih lanjut, Gojali menegaskan bahwa dinas terkait tidak boleh lepas tangan. Menurutnya, sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam perencanaan hingga pengawasan proyek, dinas harus bertanggung jawab atas kondisi yang terjadi.

“Dinas terkait harus tahu dan bertanggung jawab. Ini bukan proyek kecil, ini menyangkut keselamatan masyarakat. Jangan sampai dibiarkan hingga menimbulkan korban,” ujarnya.

Ia juga mendesak agar dilakukan audit menyeluruh terhadap proyek pembangunan jembatan tersebut, termasuk memeriksa pihak pelaksana dan proses pengerjaannya.

“Kalau perlu, aparat penegak hukum turun tangan. Harus ada audit, harus ada transparansi. Karena ini menggunakan uang rakyat, maka rakyat berhak tahu kualitas pekerjaannya seperti apa,” tambahnya.

Di sisi lain, masyarakat pengguna jalan mengaku mulai merasa khawatir saat melintasi jembatan tersebut. Kondisi fisik yang mulai rusak memunculkan kekhawatiran akan keselamatan, terutama bagi pengendara roda dua.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak dinas terkait maupun pelaksana proyek terkait penyebab kerusakan jembatan. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat, baik perbaikan maupun investigasi, agar jembatan kembali aman dan layak digunakan.(Ron//B5)

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait