KAI Daop 7 Lakukan Pembinaan Terpadu Ratusan Petugas Jaga Lintasan

  • Whatsapp

MADIUN, beritalima.com- Menjelang masa angkutan lebaran 1447 H/2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Jawa Timur, memperkuat komitmen keselamatan perjalanan kereta api (KA).

Untuk itu, KAI Daop 7 menyelenggarakan pembinaan terpadu bagi Petugas Jaga Lintasan (PJL) secara serentak di dua wilayah strategis, yakni Madiun dan Blitar, Selasa 10 Maret 2026.

Langkah ini diambil untuk memotivasi personel lapangan serta memastikan kesiapan mental dan profesionalisme dalam menghadapi peningkatan frekuensi perjalanan KA selama masa mudik dan balik Lebaran.

Untuk kegiatan di Madiun, dihadiri oleh Deputy Vice President Daop 7 Madiun, Muhamad Kahfi, beserta jajaran Manajemen Keamanan (PAM), Jalan Rel dan Jembatan (JJ), serta tim Quality Control (QC).

“Keselamatan merupakan prioritas utama yang tidak dapat ditawar. Peningkatan disiplin, kewaspadaan, dan kepatuhan terhadap prosedur kerja adalah kunci. Setiap petugas harus menjalankan tupoksi dan SOP dengan sebaik-baiknya demi menjamin keamanan pelanggan dan masyarakat,” tegas Kahfi.

Pembinaan ini juga melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, juga memberikan arahan mengenai pentingnya atribut lengkap saat bertugas sebagai simbol identitas dan bentuk tanggung jawab profesional di lapangan.

Sementara itu, Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menambahkan, kolaborasi ini sangat krusial mengingat perlintasan sebidang merupakan titik pertemuan arus lalu lintas jalan raya dan jalur kereta api yang rawan.

“Kami menyadari bahwa tantangan di perlintasan sebidang akan meningkat drastis saat arus mudik. Oleh karena itu, melalui pembinaan ini, kami ingin memastikan para petugas tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga memiliki ketahanan mental yang kuat untuk melayani dengan sabar namun tetap tegas demi keselamatan bersama,” ucap Tohari.

Pembinaan, lanjutnya, dilakukan secara komprehensif melalui sosialisasi SOP pelayanan pintu perlintasan, sharing session, serta bedah tantangan lapangan.

Adapun sebaran personel yang mengikuti kegiatan ini yakni wilayah pelaksanaan Madiun yang mencakup wilayah Kabupaten Ngawi, Madiun, Nganjuk, Jombang, dengan jumlah personel dengan Internal KAI sebanyak 99 orang. Sedangkan wilayah Blitar, diselenggarakan di UPT Crew KA dengan jumlah personel JPL sebanyak 104 orang. (Hms/editor Dibyo).

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait