MADIUN, beritalima.com- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Jawa Timur, kembali menghadirkan kabar baik bagi pelanggan setia kereta api.
Pasalnya, mulai 11 Maret 2026 kemarin, menerapkan kebijakan tarif khusus untuk berbagai relasi perjalanan, baik yang berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun maupun kereta api yang melintasi wilayah tersebut.
Diantaranya, tarif Madiun-Semarang Tawang/Semarang Poncol, kelas eksekutif Rp 135.000, kelas ekonomi Rp 110.000.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan, inisiatif ini merupakan langkah strategis perusahaan untuk meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau.
“Penerapan tarif khusus ini menjadi bagian dari strategi kami untuk memberikan kemudahan akses perjalanan bagi masyarakat, khususnya di wilayah kerja Daop 7 Madiun. Kami ingin kereta api tetap menjadi pilihan utama yang kompetitif dan ekonomis,” ujar Tohari.
Adapun untuk update okupansi penumpang berdasarkan data yang dihimpun, pada Kamis (12/3/2026), KAI Daop 7 Madiun mencatat untuk keberangkatan penumpang sebanyak 3.780 pelanggan dan untuk kedatangan penumpang sebanyak 6.926 pelanggan.
Sehingga kumulatif untuk masa angkutan Lebaran yang dimulai dari tanggal Rabu (11/3/2026), untuk jumlah keberangkatan penumpang sebanyak 8.963 pelanggan dan kumulatif kedatangan penumpang sebanyak 13.758 pelanggan.
KAI Daop 7 Madiun juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan ketersediaan tiket untuk masa pra Lebaran dimana ketersediaan tempat duduk masih cukup banyak untuk KA keberangkatan awal maupun yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program ini dengan mengecek ketersediaan tiket secara berkala melalui aplikasi Access by KAI. Dengan harga yang lebih terjangkau, kami harap mobilitas masyarakat antar kota dapat semakin meningkat,” pungkasnya. (Hms/editor Dibyo).








