Jakarta, beritalima.com| – Saat membuka Rapat Koordinasi Intelijen TNI (25/2), Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon didampingi Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Rio Firdianto mengatakan, perlu kesiapan dan kesigapan bagi aparat intelijen membaca perubahan lingkungan strategis, baik di dalam negeri maupun internasional.
Dalam paparannya di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, diutarakan Kasum dalam Rakor, ini menjadi momentum strategis untuk mengonsolidasikan peran dan fungsi intelijen mendukung optimal terhadap proses pengambilan keputusan pimpinan TNI, menyelaraskan langkah dan kebijakan menghadapi dinamika keamanan yang berkembang secara cepat dan dinamis.
Kasum TNI menekankan pentingnya kesiapan aparat intelijen membaca perubahan lingkungan strategis yang semakin kompleks dan multidimensi. Tantangan yang dihadapi tak lagi semata bersifat konvensional, tapi juga berkembang pada spektrum nonmiliter yang menuntut ketepatan analisis serta kecepatan respons.
“Di dalam era saat ini memang tantangannya itu berat, geopolitik saat ini Indo Pasifik dan terakhir, tantangan nasional bersifat multi dimensi,” ujar Kasum TNI. Sehingga, harap Letjen Rio, intelijen harus mampu bergerak cepat mengikuti perubahan lingkungan strategis serta memiliki karakter adaptif, responsif, dan prediktif sebagai fondasi utama menghadapi ancaman masa depan.
Mengakhiri arahannya, Kasum TNI secara simbolis membuka pelaksanaan Rakor Intelijen 2026, diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap berbagai potensi ancaman di bidang hankam nasional.
Jurnalis: dedy/abri







