Blora, beritalima.com|- Masyarakat Adat Nusantara (MATRA) Kabupaten Blora silaturahmi dengan Bupati Blora Arief Rohman, siap sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk mengawal budaya daerah (23/1).
Silaturahmi ini menjadi ruang dialog untuk memperkuat sinergi antara masyarakat adat dan pemerintah daerah dalam pemajuan adat, tradisi, dan budaya lokal Blora (Jawa Tengah).
Dalam pertemuan di Pendopo Pemkab Blora, hadir Ketua MATRA Kabupaten Blora Luhur Susilo, S.Pd dan pengurus lainnya didampingi Gunawan Trihantoro, S.Pd.I., Ketua Satupena Blora sekaligus Dewan Penasehat MATRA serta Sariyono Pemangku adat Sedulur Sikep Klopodhuwur Blora.
Gunawan menyampaikan MATRA di Blora siap sinergi menjadi mitra strategis Pemkab untuk pemajuan budaya berjalan seiring dengan dinamika sosial dan perkembangan zaman.
Disoroti Gunawan pentingnya kepekaan terhadap karakter Generasi Z di era digital. MATRA sendiri berbasis nilai, kontekstual, dan memberi dampak nyata bagi pembentukan karakter generasi muda.
Bupati Blora, Arief Rohman, menyambut baik inisiatif dan peran aktif MATRA. “Kami berharap MATRA dapat terus bersinergi dengan seluruh OPD untuk mewujudkan upaya pemajuan budaya Blora,” ujarnya.
Sementara Ketua MATRA Luhur Susilo, menegaskan fokus organisasinya pada misi edukasi adat, tradisi, dan budaya khas Blora. Karena, bagi Luhur, tata nilai budaya Jawa memiliki kedekatan erat dengan nilai-nilai agamis yang relevan untuk kehidupan masyarakat modern.
Luhur singgung tantangan pewarisan nilai budaya di tengah arus zaman, khususnya bagi Generasi Z hingga Generasi Alpha-Alpha.
“MATRA hadir untuk memastikan warisan nilai hidup Jawa tetap hidup, kontekstual, dan menjadi fondasi moral generasi masa depan,” ungkapnya.
Jurnalis: dedy/abri








