Kinerja Infrastruktur DPUTR Gresik 2025, 70,46 Persen Jalan Mantap, 24,4 Kilometer Ruas Jalan Tertangani

  • Whatsapp
GRESIK, beritalima.com— Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik mencatat capaian konkret pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sepanjang Tahun Anggaran 2025. Melalui Bidang Bina Marga, capaian tersebut dipaparkan dalam agenda Ngobrol Infrastruktur Bina Marga di Kantor DPUTR Gresik sebagai bentuk akuntabilitas publik atas kinerja pembangunan daerah.
Kepala DPUTR Kabupaten Gresik, Dhiannita Tri Astuti, menyampaikan bahwa kualitas layanan jalan kabupaten terus menunjukkan peningkatan signifikan. Dari total panjang jalan kabupaten 566,61 kilometer, sebanyak 272,02 kilometer berada dalam kondisi baik atau 48,01 persen, sementara kondisi sedang mencapai 127,19 kilometer atau 22,45 persen.

“Jika digabungkan antara kondisi baik dan sedang, tingkat kemantapan jalan Kabupaten Gresik telah mencapai 70,46 persen atau sepanjang 399,21 kilometer,” ujar Dhian, Rabu (24/12/2025).

Capaian tersebut menempatkan mayoritas jaringan jalan kabupaten Gresik dalam kondisi mantap dan layak fungsi. Sementara itu, jalan dengan kondisi rusak ringan tercatat sepanjang 147,65 kilometer atau 26,06 persen, dan rusak berat 19,75 kilometer atau 3,48 persen.

Dari aspek konstruksi, capaian peningkatan kualitas jalan juga tercermin dari dominasi perkerasan permanen. Jalan berlapis hotmix tercatat sepanjang 272,54 kilometer atau 48,10 persen, disusul paving 224,93 kilometer (39,70 persen), beton 53,07 kilometer (9,37 persen), lapen atau makadam 10,86 kilometer (1,92 persen), serta telford dan tanah 5,21 kilometer atau 0,92 persen. Komposisi tersebut menunjukkan fokus DPUTR Gresik pada peningkatan daya tahan dan umur layanan jalan.

Pada sektor jembatan, hasil survei terhadap 279 jembatan di ruas jalan kabupaten hingga Desember 2025 menunjukkan 223 jembatan atau 79,92 persen berada dalam kondisi baik dan sedang. Rinciannya, 67 jembatan (24,01 persen) berkondisi baik dan 156 jembatan (55,91 persen) berkondisi sedang. Adapun jembatan rusak ringan berjumlah 46 unit (16,49 persen) dan rusak berat 10 unit (3,58 persen).

Seluruh data tersebut mengacu pada Surat Keputusan Jalan Kabupaten terbaru yang ditetapkan pada November 2025. Sepanjang tahun 2025, Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Gresik merealisasikan 27 paket pekerjaan strategis melalui proses lelang. Paket tersebut terdiri atas 10 pekerjaan peningkatan jalan, 11 pelebaran jalan, dua rekonstruksi jalan, serta empat pekerjaan jembatan, termasuk pembangunan jembatan baru dan rehabilitasi Dermaga Apung di Bawean.

Dari sisi output fisik, pekerjaan peningkatan jalan menghasilkan pembangunan aspal sepanjang 645 meter dan beton 7.571 meter. Pelebaran jalan mencakup aspal 4.687,5 meter dan beton 4.298 meter, sementara rekonstruksi jalan meliputi aspal 262 meter dan beton 627 meter. Total volume pekerjaan jalan dari paket lelang sepanjang 2025 mencapai 18.090,5 meter.
Selain itu, DPUTR Gresik juga melaksanakan pemeliharaan rutin jalan dengan total volume 6.377 meter, terdiri atas aspal 4.909 meter, beton 198 meter, dan paving 1.270 meter. Dengan demikian, total penanganan jalan oleh Bidang Bina Marga sepanjang 2025 mencapai 24.467,5 meter, di luar penanganan cepat oleh Unit Reaksi Cepat (URC).
Capaian pembangunan tersebut tersebar merata di berbagai wilayah Kabupaten Gresik, di antaranya peningkatan Jalan Domas–Gluranploso di Kecamatan Menganti, Jalan Bringkang–Lampah di Kecamatan Kedamean, Jalan Kedungrukem–Lundo di Kecamatan Benjeng, pelebaran Jalan Yosowilangun–Suci, pembangunan Jembatan Sumberame di Kecamatan Wringinanom, serta rehabilitasi Dermaga Apung di Bawean.

Jurnalis : Moh Khoiron

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait