Koalisi Sipil Tuduh Klaim Pemulihan Bencana Aceh Menyesatkan Publik

  • Whatsapp

Aceh, Beritalima.com ( Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait pemulihan bencana di Aceh sebagai bentuk pembohongan publik.

Pernyataan tersebut muncul setelah Presiden menyebut bahwa proses pemulihan bencana di Aceh hampir mencapai 100 persen dan warga tidak lagi tinggal di tenda pengungsian.
Juru Bicara Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana, Alfian, mengatakan klaim tersebut tidak sesuai dengan kondisi yang dirasakan langsung oleh masyarakat di lapangan.

Ia menegaskan, informasi yang disampaikan bukan sekadar kesalahan teknis akibat data yang tidak utuh, melainkan bagian dari upaya sistematis membangun narasi keberhasilan pemerintah.

Menurut Alfian, pola penyampaian informasi yang dinilai menyesatkan ini sudah berlangsung sejak awal bencana melanda wilayah Sumatra, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ia menyebut, narasi keberhasilan penanganan bencana terus dibangun meskipun realitas di lapangan menunjukkan kondisi yang berbeda.
Koalisi Sipil juga menyoroti dugaan adanya rekayasa kondisi saat kunjungan Presiden ke Aceh Tamiang dalam rangka pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah.

Mereka mengklaim bahwa masyarakat sempat diminta keluar dari tenda pengungsian dan terjadi pembongkaran tenda agar situasi terlihat seolah-olah telah pulih.
Menurut mereka, langkah tersebut dinilai sebagai upaya untuk menciptakan kesan bahwa penanganan bencana telah berjalan dengan baik.

Koalisi menilai, tindakan tersebut berpotensi menyesatkan publik dan menutupi kondisi sebenarnya yang masih dihadapi para korban bencana.
Lebih lanjut, Alfian menyatakan bahwa pola komunikasi seperti ini berisiko terus terjadi ke depan jika tidak ada transparansi dalam penyampaian informasi kepada publik.

Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana mendesak pemerintah untuk menyampaikan data dan kondisi riil secara terbuka serta memastikan penanganan korban bencana dilakukan secara maksimal sesuai kebutuhan di lapangan. (A79)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait