Komisi C DPRD Kota Malang Sidak Bangunan Apartemen Begawan, Lihat Apa Yang Ditemukan

  • Whatsapp

Malng, beritalima.com| Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) bangunan apartemen Begawan yang berada di Kelurahan Tlogomas Kota Malang Jawa Timur. Apartemen milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dikerjakan oleh PT PP Properti Tbk atau PPPRO disidak langsung oleh anggota Komisi C DPRD dan dipimpin langsung oleh Fathol Arifin Senin 24 Mei 2020.

Dalam sidak yang dilakukan oleh komisi C DPRD kota Malang itu, meminta penjelasan kepada menejemen Begawan apartemen, terkait bangunan yang menggantung dibibir sungai Brantas.

Bacaan Lainnya

Anggota DPRD Kota Malang Saay Sidak Di Begawan Apartemen
Anggota DPRD Kota Malang Saay Sidak Di Begawan Apartemen

“Kami meminta kepada menejemen agar segera membuat penyangga bangunan agar dibuat yang lebih kuat, agar kontruksi bangunan aman,” ujar Fathol Arifin Ketua Komisi C DPRD Kota Malang kepada awak media, usai melakukan sidak di Begawan Apartemen, Senin 24/05/21.

Selain itu, hasil dari sidak yang dilakukan oleh komisi C DPRD Kota Malang menemukan adanya bangunan yang memakan bibir sungai dan menurut Fathol setiap bangunan paling dekat harus berjarak 10 sampai 15 meter dari bibir sungai.

“Kami curiga bangunan itu kurang dan mepet dengan bibir sungai, untuk itu kami meminta site plan dan beberapa berkas dari perijinan, jika ada pelanggaran biar nanti Pemkot yang menindak,” ungkap Fathol.

Sementara itu Yogi Wijaya Menejemen Teknik Apartemen Begawan menambahkan bahwa bangunan yang menggantung dibibir sungai tersebut dipastikan aman. Dan saat ini sudah diperbaiki secara manual oleh kontraktor PP.

“Kami pastikan bangunan aman, dan sudah kita perbaiki bangunan yang menggantung tersebut,” tandasnya.

Sebelumnya diketahui bahwa berdasarkan temuan sejumlah awak media terdapat bangunan apartemen Begawan, pada bagian belakang yang berhimpitan dengan sungai brantas tersebut terlihat sebagian cor beton yang sangat membahayakan bagi konsumen calon penghuni. Terlihat sejumlah pilar yang berada sekitar 10 meter di atas tanah dengan kemiringan sekitar 45° bahkan terlihat pondasinya tidak menyentuh tanah. [San]

Pos terkait