SAMPANG, Beritalima.com – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sampang, Alan Kaisan, bersama sejumlah anggota melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta-KP) Sampang, menindaklanjuti adanya surat serta informasi terkait penyampaian aspirasi masyarakat yang rencananya akan berujung aksi demonstrasi.
Alan Kaisan menjelaskan, sidak tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa aspirasi masyarakat telah tersampaikan dengan baik serta mengetahui secara langsung kondisi di lapangan.
“Informasi yang kami terima ada masyarakat yang datang menyampaikan aspirasi, bahkan sempat beredar kabar akan ada demo. Maka kami memastikan bahwa aspirasi itu sudah tersampaikan,” ujar Alan usai sidak.
Selain itu, Komisi II juga menyoroti sejumlah kegiatan dalam APBD Perubahan, termasuk bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang hingga kini belum tersalurkan. Menurutnya, keterlambatan tersebut disebabkan adanya kendala teknis yang perlu diperbaiki menjelang akhir tahun.
“Secara keseluruhan tidak ada masalah. Yang terpenting SK penerima sudah ada. Namun ini harus menjadi evaluasi ke depan agar alsintan bisa segera disalurkan dan dimanfaatkan masyarakat, apalagi saat musim tanam,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Disperta-KP Sampang, Suyono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Komisi II DPRD Sampang.
“Kami mengucapkan terima kasih atas support yang luar biasa dari Bapak-Bapak Dewan. Awalnya memang ada rencana aksi unjuk rasa dari beberapa masyarakat yang tergabung dalam aliansi tertentu, namun tadi malam kegiatan tersebut dibatalkan,” ungkap Suyono.
Ia menjelaskan, kedatangan Komisi II juga untuk memastikan apakah rencana aksi tersebut benar-benar terlaksana dan apakah aspirasi masyarakat dapat difasilitasi dengan baik.
Selain itu, pihaknya juga menyampaikan perkembangan kegiatan tahun anggaran 2025. Menurut Suyono, secara umum seluruh kegiatan sudah clear, kecuali beberapa pekerjaan fisik.
“Yang masih tersisa itu traktor roda dua. Untuk alsintan lainnya sebagian besar berasal dari APBD dan bantuan kementerian langsung. Secara teknis semuanya sudah clear, SK penerima juga sudah lengkap,” pungkasnya. (FA)








