Kondisi Memprihatinkan di UPT Rehabilitasi Sosial, Cahyo Harjo Prakoso Minta Anggaran Ditambah

  • Whatsapp
SURABAYA, Beritalima.com-
Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, melakukan kunjungan kerja ke Unit Pelaksana Teknis Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Masalah Psikososial (UPT PRSMP) Surabaya, Jumat (13/3/2026) sore.
Kunjungan anggota Komisi E DPRD provinsi Jatim ini bertujuan meninjau langsung proses pembinaan serta kondisi fasilitas bagi anak-anak dengan permasalahan sosial.
Cahyo menegaskan, UPT ini memiliki peran vital sebagai representasi kehadiran negara dalam melindungi generasi muda sesuai amanat Undang-Undang Dasar. Lembaga ini menjadi wadah bagi anak-anak yang pernah bersinggungan dengan hukum atau masalah sosial untuk membangun kembali jati diri dan kreativitas mereka.
Namun, dalam tinjauan lapangan tersebut, Cahyo menemukan kondisi sarana dan prasarana yang memprihatinkan. Beberapa bagian bangunan, seperti atap yang roboh, menjadi bukti nyata bahwa fasilitas penunjang di UPT PRSMP Surabaya membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Saat melakukan belanja masalah, kami mendapat banyak masukan dari Kepala UPT. Faktanya, banyak sarana prasarana dalam kondisi memprihatinkan dan butuh perhatian lebih,” ujar Cahyo.
Kondisi infrastruktur yang kurang memadai ini ditengarai akibat keterbatasan alokasi anggaran untuk Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Cahyo mengungkapkan keterkejutannya saat mengetahui anggaran operasional tahunan UPT PRSMP Surabaya hanya sebesar Rp 2,8 miliar.
Menurutnya, angka tersebut sangat tidak proporsional dibandingkan beban tanggung jawab dan banyaknya program kerja yang dijalankan, mulai dari pengembangan kewirausahaan, penggalian potensi diri, hingga pembentukan karakter (character building) bagi anak binaan.
“Bayangkan, satu tahun hanya Rp 2,8 miliar, padahal program kerjanya sangat banyak. Ada pengembangan kewirausahaan hingga penguatan akhlakul karimah yang tentu membutuhkan anggaran tidak sedikit. Ini menjadi perhatian kami bersama,” tegasnya.
Meski terkendala fasilitas dan anggaran, Cahyo mengapresiasi konsep pembinaan yang berjalan di UPT PRSMP Surabaya. Ia menilai proses pembentukan karakter di lembaga tersebut sudah sangat baik dan patut dipertahankan kualitasnya.
Komisi E DPRD Jatim berkomitmen segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk mencari solusi atas kendala anggaran ini. Cahyo memastikan sinergitas dan kolaborasi akan diperkuat demi menjamin anak-anak binaan mendapatkan fasilitas layak yang mendukung masa depan mereka.
“Pada prinsipnya, kami di Komisi E berkomitmen bersinergi membantu Dinas Sosial. Kami tahu betul tantangannya luar biasa dan tanggung jawabnya sangat besar,” pungkas Cahyo.(Yul)
beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait