Jombang | beritalima.com – Rapat Anggota Tahunan dan Rencana Anggaran dan Belanja Koperasi Wanita Srikandi Desa Kabuh dihadiri Kepala Desa Budijono dan Camat Kabuh Raden Muhammad Satria AW, S.IP., M.KP di Pendopo Balai Desa Kabuh, Jum’at (9/1/2026).
RAT Kopwan Srikandi dikatakan Camat Kabuh, merupakan bagian sari upaya Kepala Desa Kabuh untuk mensejahterakan masyarakatnya. Dan jangan menganggap kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menyaingi Kopwan karena lini dan pasarnya berbeda.
“Kalau misalnya nanti ada Kopdes Merah Putih, itu nanti yang disasar sebenarnya masyarakat umum, bukan hanya anggota. Kalau Kopwan ini kan memang simpan pinjam ya Pak,” ujar Camat Kabuh.
Lanjutnya diterangkan Satria, Kopdes Merah Putih nantinya membangun gerak, geraibya jadi toko, tokonya nanti memutar keuntungan dari hasil usahanya. Bahkan menurut Camat yang didampingi Kades Kabuh dapat memberikan manfaat untuk pemerintah desanya.
“Kopwan dengan Kopdes Merah Putih beda segmen jadi sudah dianggap. Kopwan Srikandi tetap diperhatikan setelah Kpdes Merah Putih jadir di tengah masyarakat desa. Dan sama sama jalan serta sama sama melengkapi kebutuhan,” tukas Camat.
Lebih lanjut pengurus Koperasi Merah Putih tetap komit memberikan fasilitas yang terbaik untuk anggota karena anggota koperasi itu aset dan jangan dianggap sebagai beban.
“Asetnya koperasi adalah anggota, iurannya dari anggota makanya fasilitas anggota pun harus diperhatikan. Kopwan Srikandi di Kabuh terbilang tertib dan SHUnya, tiap tahun meningkat dari modal awal 10 juta menjadi 11,2 juta dan 11,6 juta,” pungkas Camat.
Ditambahkan Budijono selaku Kepala Desa Kabuh menyatakan bahwa Kopdes Merah Putih perintah Negara yang harus dilaksanakan Pemerintah Desa.
Jurnalis : Dedy Mulyadi








