Jakarta, beritalima.com| – Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) menetapkan dua oang tersangka lagi kasus korupsi PT Pertamina, Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) periode 2018-2023 yang merugikan negara lebih 100 Trilyun rupiah.
Berdasarkan perkembangan, Tim Penyidik menyimpulkan dalam ekspose perkara telah terdapat alat bukti cukup menetapkan dua orang Tersangka baru yaitu MK Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga dan EC selaku VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga.
Sebelumnya, lima tersangka lainnya sudan ditangkap termasuk Direktur Utama Pertamina Patra Niaga (RS). Adapun kasus ini yaitu: MK dan EC atas persetujuan RS melakukan pembelian RON 90 atau lebih rendah dengan harga RON 92 sehingga menyebabkan pembayaran impor produk kilang dengan harga tinggi tidak sesuai dengan kualitas barang.
Tersangka MK memerintahkan dan/atau memberikan persetujuan kepada Tersangka EC untuk melakukan blending produk kilang jenis RON 88 (premium) dengan RON 92 (pertamax) di terminal (storage) PT Orbit Terminal Merak milik MKAR dan GRJ atau yang dijual dengan harga RON 92.
Akibat beberapa perbuatan melawan hukum itu, mengakibatkan adanya kerugian negara sekitar Rp193,7 triliun.
Jurnalis: Rendy/Abri




