Lagi, Tiga Peacekeepers TNI Cidera Terkena Ledakan di Lebanon 

  • Whatsapp
Lagi, Tiga Peacekeepers TNI cidera terkena ledakan di Lebanon (foto: PuspenTNI)

Jakarta, beritalima.com|- Pemerintah Indonesia sampaikan kekhawatiran mendalam atas cideranya terlukanya tiga Peacekeepers (Pasukan Perdamaian TNI) UNIFIL, di Elu Addaiseh, Lebanon Selatan (3/4).

Dalam siaran pers Kementerian Luar Negeri (Kemenlu RI), dikatakan serangan atau insiden yang terjadi berulang kali seperti ini tidak dapat diterima. Terlepas dari apapun penyebabnya, kejadian ini menggarisbawahi pentingnya penguatan segera perlindungan bagi pasukan perdamaian PBB di tengah situasi konflik yang semakin berbahaya.

Hal ini merupakan insiden serius ketiga yang melibatkan pasukan baret biru dari United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

“Indonesia kembali meminta agar Dewan Keamanan PBB segera mengusut seluruh insiden terhadap UNIFIL dan agar segera dilakukan pertemuan antara negara kontributor pasukan untuk UNIFIL untuk melakukan review dan mengambil tindakan penguatan perlindungan terhadap pasukan yang bertugas di UNIFIL,” tulis Kemlu (4/4).

Indonesia juga kembali menyerukan dilakukannya penyelidikan segera, menyeluruh, dan transparan untuk mengungkap fakta, termasuk kronologi kejadian serta pihak yang bertanggung jawab, dan menegaskan bahwa akuntabilitas penuh harus ditegakkan.

Insiden ini terjadi di tengah serangan Israel ke Lebanon. Operasi militer Israel yang terus berlanjut di Lebanon selatan, termasuk pernyataan untuk mempertahankan keberadaan Israel, beresiko mendestabilisasi situasi dan terus membahayakan personel pasukan perdamaian PBB.

Indonesia menekankan kembali, keselamatan dan keamanan peacekeepers PBB tidak dapat ditawar. Setiap tindakan yang membahayakan mereka merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan tidak boleh dibiarkan tanpa pertanggungjawaban.

Indonesia mendoakan pemulihan yang cepat bagi para personel yang terluka dan menyampaikan solidaritas kepada para personel beserta keluarganya.

Jurnalis: abri/dedy

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait