Lagi, Untuk Percepat Herd Immunity, Pemkot Madiun Terus Lakukan Serbuan Vaksinasi

  • Whatsapp

MADIUN, beritalima.com- Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur, terus menerus melakukan serbuan vaksinasi Covid-19. Tak hanya di Puskesmas, namun juga dilakukan di tempat lain, termasuk sekolah dan kampus agar herd immunity (kekebalan kelompok) cepat terbangun.

Terbaru, vaksinasi juga dilakukan terhadap 2700 siswa dan ratusan masyarakat. Untuk siswa, dilakukan di dua tempat berbeda. Yakni di SMA Taruna Angkasa (SMAN 3) sebanyak 1200 siswa dan SMPN 4 sebanyak 1500. Sedangkan untuk masyarakat, dilakukan di Puskesmas terdekat masing masing peserta, Kamis 19 Agustus 2021.

Walikota Madiun, H. Maidi, mengatakan, dalam minggu ini Pemkot menargetkan 65 persen masyarakat Kota Madiun sudah menjalani vaksinasi. Dengan catatan, kedatangan vaksin tidak terlambat.

“Hingga kemarin (Rabu, 18/8), masyarakat Kota Madiun yang divaksin sudah mencapai 56,9 persen. Kalau hari ini 3000 lebih yang divaksin, termasuk siswa,” terang H. Maidi, saat melakukan peninjauan vaksinasi di SMA Taruna Angkasa.

Walikota berharap, kalau vaksin tidak telat, pada bulan September, masyarakat Kota Madiun sudah divaksin semua, agar herd immunity cepat terbangun. Dengan begitu, jumlah kasus positif baru bisa turun drastis, dan yang sembuh meningkat serta tidak ada lagi yang meninggal.

Maidi juga berpesan kepada siswa dan masyarakat yang telah divaksin, tetap menjaga protokol kesehatan dengan menerapkan 6 M. Yaitu memakai masker dengan benar⁣⁣, mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir⁣⁣, menjaga jarak⁣⁣, mengurangi mobilitas⁣⁣, menjaga pola makan sehat dan istirahat cukup⁣⁣⁣, serta menjauhi kerumunan⁣⁣.

“Meski kemarin angka yang positif turun tajam dan yang sembuh banyak, Covid-19 masih ada. Pokoknya kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Saat saat seperti ini, menerapkan protokol kesehatan menjadi kebutuhan. Terutama memakai masker dan menghindari kerumunan,” tandasnya.

Pemerintah, lanjutnya, bersama TNI dan Polri juga terus berupaya meningkatkan cakupan vaksinasi. Termasuk penyandang disabilitas. Harapannya, imunitas tubuh masyarakat menjadi semakin baik.

“Kota kita ini, diapit oleh enam daerah. Kalau imunitas tubuh warga Kota Madiun tidak baik atau belum divaksin, ada resiko penularan Covid-19. Makanya vaksinasi kita percepat,” ucapnya.

Untuk diketahui, upaya Pemkot Madiun bersama jajaran Forkopimda, TNIT-Polri dan unsur masyarakat lainnya dalam memerangi Covid-19, kian tampak hasilnya. Pasalnya, dalam bebepapa hari terakhir, jumlah warga yang positif, turun, dan yang sembuh meningkat. Bahkan kemarin (18/8), di Kota Madiun hanya 9 warga yang dinyatakan positif Covid-19. Sedangkan yang sembuh mencapai 90 orang.

Meski tren pandemi menunjukkan penurunan, walikota meminta agar warga tidak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat guna menyelamatkan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar dari keganasan Covid-19. (Adv/Dibyo).
H. Maidi (tengah) atas.

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait