Lantik Dewan Hakim MTQ XXIV, Wali Kota Eri Dorong Lahirnya Kafilah Unggulan Surabaya

  • Whatsapp

Surabaya, beritalima.com | Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi secara resmi melantik Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIV Tingkat Kota Surabaya Tahun 2026. Prosesi pelantikan tersebut dilaksanakan di Lobi Lantai 2 Balai Kota Surabaya pada Jumat (6/2/2026) sore.

Pelantikan Dewan Hakim dilaksanakan berdasarkan Keputusan Wali Kota Surabaya Nomor 100.3.3.3/ 2610/ 436.1.1/2026 tentang Pembentukan Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Surabaya XXIV. Dewan Hakim yang dilantik diharapkan mampu menjalankan peran strategis dalam menjaga mutu penyelenggaraan MTQ, khususnya dalam memastikan proses penilaian berjalan secara objektif, profesional, dan berintegritas.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Dewan Hakim yang telah bersedia mengemban amanah tersebut. Ia menegaskan tugas Dewan Hakim bukan hanya bersifat administratif, tetapi juga merupakan tanggung jawab moral yang besar karena berkaitan langsung dengan kualitas pelaksanaan MTQ.

“Bapak Ibu mengemban tugas yang mulia sekaligus tanggung jawab yang besar. Karena Dewan Hakim ini memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas dalam pelaksanaan MTQ,” ujar Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri juga menyinggung capaian Surabaya pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 di Kabupaten Jember. Ia menyampaikan bahwa Surabaya berhasil meningkatkan prestasi dengan naik ke peringkat keempat.

“Alhamdulillah karena kemarin dilakukan MTQ di Surabaya dan akhirnya pada waktu MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur di Jember tahun 2025, kita bisa naik ke peringkat keempat. Alhamdulillah,” tuturnya.

 

Wali Kota Eri menegaskan orientasi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam penyelenggaraan MTQ tidak semata-mata untuk mengejar kemenangan atau prestasi semata. Menurutnya, MTQ menjadi sarana untuk menguatkan kembali identitas dan marwah Surabaya sebagai kota yang memiliki tradisi keagamaan yang kuat dan berakar.

“Inilah yang ingin saya sampaikan, kita tidak sekadar mencari kemenangan saja sebenarnya. Tapi ketika kita ini bisa menjadi yang terbaik, kita bisa mengembalikan lagi marwahnya Kota Surabaya,” katanya.

Sejalan dengan hal tersebut, Wali Kota Eri menyampaikan target agar Surabaya dapat kembali meraih prestasi terbaik dalam MTQ tingkat provinsi pada masa mendatang. Target tersebut disebutnya sebagai tantangan pribadi sekaligus bagi seluruh jajaran Pemkot Surabaya.

 

“Itu yang menjadi tantangan saya secara pribadi dan pemerintah kota. Dan insyaallah dengan Dewan Hakim dan Dewan Juri yang luar biasa ini, Surabaya akan lebih dikenal lagi dan menjadi macannya MTQ,” tegasnya.

 

Wali Kota Eri juga menyatakan optimisme bahwa Surabaya mampu meraih hasil terbaik pada MTQ XXXII Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2027 di Kabupaten Tulungagung. Ia menegaskan Surabaya memiliki kekuatan besar sebagai pusat lahirnya tokoh-tokoh agama yang berpengaruh.

“Kita harus menjadi yang terbaik, bahwa Surabaya tempat berkumpulnya para kyai, masyayikh dan para ulama, yang selalu melahirkan tokoh-tokoh agama yang disegani di seluruh penjuru dunia dan Indonesia,” jelasnya.

Selain fokus pada prestasi, Wali Kota Eri juga meminta agar jajarannya memberikan perhatian khusus kepada peserta MTQ yang masih menempuh pendidikan formal. Ia meminta agar kafilah berprestasi tidak hanya menerima hadiah lomba, tetapi juga memperoleh dukungan berupa beasiswa pendidikan.

 

“Kalau nanti ternyata dari yang lulus MTQ ini ada yang masih SD, SMP, SMA atau kuliah, maka berikan beasiswa, di samping hadiahnya,” pesannya.

 

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah kota dalam membina serta menjaga generasi muda yang memiliki komitmen untuk menebarkan nilai-nilai kebaikan melalui Al-Qur’an.

“Ini akan menunjukkan bahwa kita itu terus memupuk orang-orang yang memiliki kebaikan. Terus memupuk orang-orang dan menjaga orang-orang ini agar terus menebar kebaikan. Maka pemerintah hadir,” kata dia.

Wali Kota Eri berharap pelantikan Dewan Hakim dan Dewan Juri MTQ XXIV ini dapat melahirkan kafilah-kafilah unggulan yang mampu mengharumkan nama Kota Pahlawan Surabaya di tingkat provinsi maupun nasional.

“Surabaya dari dulu pernah menjadi yang terbaik, maka dimulai (MTQ) tahun 2027 semoga menjadi yang terbaik kembali di provinsi. Dan semoga selamanya Surabaya menjadi yang terbaik di bidang agama bukan di bidang yang lainnya,” pungkasnya. (*)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait