LaNyalla Minta Rakyat Percayakan Upaya Presiden Prabowo di Board of Peace

  • Whatsapp
Soal Board of Peace, LaNyalla minta rakyat percayakan upaya Presiden Prabowo (foto: setpres)

Jakarta, beritalima.com|- Sorotan dari berbagai pihak soal Badan Perdamaian atau Board of Peace (BOP) untuk pemulihan Gaza, anggota DPD RI AA LaNyalla Mahmud Matalitti minta masyarakat untuk mempercaykan upaya yang dilakukan oleh Presiden Prabowo.

Seperti diketahui, dalam pertemuan bersama para mantan Menteri Luar Negeri dan pegiat diplomasi luar negeri (4/2), Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmen keadilan dan posisi Two-State Solution adalah Harga Mati.

Presiden menekankan untuk saat ini, BOP adalah satu-satunya inisiatif aktif di meja diplomasi internasional untuk menghentikan peperangan. Karena itu Indonesia, dengan 7 negara berpenduduk mayoritas muslim lainnya, memilih untuk terlibat aktif guna mengawal proses tersebut dari dalam.

“Kalau kita ikuti penjelasan para mantan Menlu kemarin, sudah cukup jelas, bahwa Presiden sangat serius dengan posisi dan sikap Indonesia terhadap Palestina dan Israel. Jadi saya menghimbau masyarakat untuk tenang dan mengikuti perkembangan BOP,” ujar LaNyalla di Jakarta (5/2).

Dikatakan LaNyalla, meski banyak yang mengatakan BOP akan dikendalikan Donald Trump dan pengaruh PM Israel Benyamin Netanyahu, namun presiden sudah menjelaskan ada delapan negara berpenduduk mayoritas muslim (termasuk Indonesia di dalamnya) sudah dua kali bertemu dan membahas bagaimana sikap dan posisi mereka di dalam BOP.

“Tujuannya tentu untuk jangka pendek, menengah dan panjang. Untuk jangka pendek hentikan pembunuhan rakyat Gaza dan buka akses pintu masuk bantuan kemanusiaan. Itu dulu. Dan Presiden juga pragmatis, jika itu saja gagal, tentu Indonesia dan 7 negara muslim lain bisa menarik diri atau keluar dari BOP,” urai Ketua DPD RI ke-5 itu.

Penjelasan Presiden Prabowo kepada para mantan Menlu dan pegiat diplomasi menyampaikan tiga poin penting. Yaitu; Indonesia dan 7 negara muslim lainnya, wajib menjadi kekuatan penyeimbang di dalam BOP, guna memastikan kebijakan yang adil dan berpihak pada kepentingan rakyat Palestina. Partisipasi Indonesia dalam BOP merupakan hasil konsultasi erat dengan negara-negara berpenduduk mayoritas Islam, termasuk Arab Saudi, Turki, Mesir, dan Yordania.

Indonesia dan 7 negara muslim lainnya juga komit pada solusi dua negara (two-state solution). Presiden menegaskan bahwa dukungan Indonesia terhadap hal tersebut tidak pernah bergeser dan menjadi harga mati. Pemerintah juga menjamin bahwa setiap langkah diplomasi, termasuk kontribusi dana dan pemikiran, ditujukan sepenuhnya untuk meringankan penderitaan rakyat di Gaza dan mencapai kemerdekaan Palestina.

Dan, diplomasi di dalam BOP bersikap pragmatis dengan memastikan posisi Indonesia plus 7 negara muslim lainnya, dengan opsi keluar yang akan diambil. Sedangkan mengenai badan ini yang berada di luar PBB, Presiden menyatakan untuk saat ini, BOP merupakan satu-satunya inisiatif aktif yang bisa menghentikan pembantaian rakyat di Gaza oleh Israel.

Jurnalis: rendy/abri

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait