SURABAYA, Beritalima.com – Untuk lebih menyatukan langkah menuju institusi yang lebih baik, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menyelenggarakan Annual Gathering 2026 dengan konsep Town Hall sebagai forum pertemuan terbuka antara pimpinan dan sivitas ITS, Selasa (10/2/2026).
Mengusung tema Pimpinan Menyapa, Sivitas Bicara, kegiatan yang digelar di Grha Sepuluh Nopember ITS ini menandai komitmen bersama menuju ekosistem kampus yang inklusif, kolaboratif, dan berdampak.
ITS selalu menyediakan ruang di mana pimpinan dan sivitas dapat saling menyapa, saling mendengar, dan saling memahami. Dengan hadirnya pimpinan tiga pilar tertinggi ITS, yaitu Rektor, Ketua Senat Akademik, dan Ketua Majelis Wali Amanat (MWA), ITS berkomitmen untuk mewujudkan kepemimpinan partisipatif yang melibatkan seluruh sivitas dalam menentukan arah pengembangan ITS ke depan.
Dalam pidatonya, Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD memaparkan bahwa forum ini bertujuan untuk memastikan seluruh elemen di lingkungan ITS melangkah dalam arah dan gerak yang sama. Tujuan tersebut diwujudkan melalui ruang dialog antarsivitas sekaligus pemaparan target kinerja ITS tahun 2026 sebagai pijakan dalam menjalankan agenda institusi.
Bambang menekankan pentingnya penguatan energi kolektif agar setiap upaya kerja dilakukan dengan lebih cerdas dan terarah. Menurutnya, potensi besar yang dimiliki sivitas perlu dihimpun menjadi kekuatan bersama yang mampu menghasilkan perubahan bagi institusi dan masyarakat.
“Kesatuan langkah akan menentukan seberapa jauh dampak yang dapat kita hasilkan bersama,” tegas Guru Besar Teknik Mesin ITS tersebut mengingatkan.
Sejalan dengan itu, arah gerak institusi diprioritaskan pada penguatan ITS sebagai perguruan tinggi yang tangguh, berdampak, dan mendunia. Bambang menegaskan bahwa prioritas tersebut ditopang oleh infrastruktur fisik dan teknologi informasi yang andal serta tata kelola sumber daya yang profesional.
“Kami ingin memastikan fondasi kelembagaan yang kuat agar setiap langkah pengembangan memberikan manfaat nyata,” imbuhnya.
Menurut Bambang, tujuan dan program strategis tersebut diarahkan untuk menghasilkan lulusan unggul dan siap bersaing. Lelaki kelahiran Yogyakarta tersebut menekankan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor penentu agar kontribusi institusi dapat menembus tingkat internasional.
“Seluruh inisiatif ini dirancang agar ITS semakin berkontribusi pada kemajuan bangsa di tingkat global,” ucapnya.
Dalam mendukung capaian tersebut, Ketua Senat Akademik ITS Prof Dr Ir Adi Soepriijanto MT menegaskan bahwa senat akademik juga memegang peran kunci dalam mendukung capaian institusi dengan mengawasi penyelenggaraan kegiatan akademik.
“Komitmen ini diwujudkan melalui evaluasi terhadap mutu akademik, pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, dan kepatuhan terhadap regulasi,” papar Guru Besar Teknik Elektro ITS ini.
Selaras dengan Adi, Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) ITS Prof Ir Priyo Suprobo MS PhD turut menyatakan kesiapannya untuk menjaga arah kebijakan institusi. Guru Besar Teknik Sipil ITS ini menjelaskan bahwa kewenangan MWA tersebut mencakup penetapan nilai dan norma, penentuan arah strategis, dan pengangkatan serta evaluasi pimpinan.
“Peran kami (MWA) menjadi penopang agar setiap keputusan strategis tetap selaras dengan visi ITS,” urai mantan Rektor ITS yang biasa disapa Probo ini.
Dalam rangkaian kegiatan annual gathering ini, Rektor ITS juga menyerahkan beberapa penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi sivitas ITS selama 2025. Momentum Rector Awards ini mempertegas keselarasan langkah ITS dengan Sustainable Development Goals (SDGs).
Di antaranya adalah poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas, poin ke-16 terkait Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan Tangguh, serta poin ke-17 yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui apresiasi tersebut, ITS mendorong terciptanya budaya kolaboratif antarsivitas.(Yul)








