Lima Mahasiswa Unair Usung Inovasi Yoghurt Thunini untuk Atasi Stunting

  • Whatsapp

SURABAYA, Beritalima.com|
Lima Mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) berhasil lolos pendanaan Pekan Kreativitas Mahasiswa bidang pengabdian masyarakat (PKM-PM).

Kelima mahasiswa itu, yakni Rakha Rafi Rahman (FST), Rafaleony Berlian Putri Widodo (FKP), Ganis Firda (FST), Raditya Mayeesha (FST), Raden Thilawatil Aziz(FST).

“Kami memberdayakan masyarakat dengan mitra primer kita yaitu ibu-ibu PKK kelurahan tambak wedi,” ujar Rafaleony, Kamis (14/09/2023).

Lebih lanjut, Rafa berharap ibu PKK yang tergabung dalam pengabdian dapat menjadi motivator dan mitra sekunder dalam program kesehatan desa. Utamanya menangani anak pra stunting hingga anak stunting dan ibu hamil untuk diberikan edukasi dan intervensi pencegahan stunting.

Mengenal Yoghurt Thunini
Dibawah bimbingan Drs.Agus Supriyanto, M.Kes, tim Rafa mengembangkan olahan Yoghurt Thunini. Yoghurt itu dikembangkan dengan memanfaatkan kalsium tulang ikan tuna.

“Tujuannya untuk mengurangi limbah tulang ikan yang ada di daerah tambak wedi. Selain itu yoghurt ini kaya akan kalsium, protein, vitamin, dan juga mineral dan pembuatan yoghurt ini sangat mudah untuk dilakukan oleh masyarakat,” paparnya.

Program PKM-PM Yoghurt Thunini

Menyukseskan pendanaan PKM PM, tim Rafa merantang beberapa program kepada masyarakat. Program iu diantaranya, pelatihan pembuatan yoghurt dan pelatihan pengolahan tepung tulang ikan tuna.

“Olahan tepungnya sendiri kami ajarkan membuat browniess tulang ikan kaya protein yang nantinya akan diintegrasikan dengan yoghurt yang telah dibuat oleh masyarakat,” jelas Rafa.

Terdapat pula program pelatihan wirausaha berbasis inbound marketing dan cek kesehatan gratis untuk anak dan orang tua dalam mengetahui status gizi dan peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.

Tahap PKM-PM Yoghurt Thunini
Dalam rangkaian tahapan programnya, Rafa dan tim telah berhasil membuat yoghurt dari tulang ikan bersama mitra. Selanjutnya tim akan memberikan program pengembangan makanan ringan yang kaya akan protein dari yoghurt kepada masyarakat masyarakat.

“Bersyukur dalam setiap program kami, masyarakat sangat antusias dan semangat apalagi ibu-ibunya bahkan mereka datang tepat waktu untuk menyukseskan program ini,” ujarnya.

Menutup wawancara, Rafa menuturkan, timnya juga melakukan edukasi dan cek kesehatan kepada masyarakat. Mereka juga telah melakukan monev pertama dan mendapat apresiasi dari dewan juri. (Yul)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait