MADIUN, beritalima.com- Kinerja angkutan penumpang PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, Jawa Timur, sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren positif yang signifikan. Kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api terus meningkat. Ini terbukti dari pertumbuhan jumlah penumpang dan capaian ketepatan waktu perjalanan yang impresif.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan, sepanjang tahun 2025, KAI Daop 7 Madiun telah melayani total 5.920.069 penumpang. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 9% dibandingkan realisasi tahun 2024 yang tercatat sebanyak 5.438.475 penumpang.
“Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan kesadaran masyarakat akan transportasi yang ramah lingkungan dan efisien, serta kualitas layanan yang terus kami tingkatkan. Tren positif ini terlihat jelas pada berbagai rute komersial, terutama saat momen puncak Angkutan Lebaran 2025 dan libur Natal & Tahun Baru (Nataru) 2025/2026,” terang Tohari, 2 Januari 2025.
Selain volume keberangkatan, angka kedatangan penumpang di wilayah Daop 7 Madiun juga menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 5.861.953 penumpang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 7, meningkat 8,2% dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 5.417.237 penumpang.
Sedangkan faktor utama yang melandasi pertumbuhan diantaranya inovasi dan peningkatan fasilitas. KAI secara konsisten memperbarui sarana dan prasarana demi memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan berkesan bagi pelanggan.
Kemudian kesadaran lingkungan. Kereta api semakin diminati karena perannya sebagai moda transportasi massal yang rendah emisi dan efektif mengurangi kemacetan di jalan raya.
Ketiga yakni keandalan operasional. Komitmen tinggi terhadap aspek keselamatan, keamanan, serta pemeliharaan sarana prasarana yang andal sehingga mampu menjamin kelancaran perjalanan.
Sementara itu, memasuki masa akhir libur Nataru 2025/2026, KAI Daop 7 Madiun menginformasikan bahwa tiket kereta api untuk berbagai rute tujuan favorit yang melintasi wilayah Madiun masih tersedia untuk keberangkatan hingga 4 Januari 2026.
Berikut adalah rincian sisa ketersediaan tiket berdasarkan kota tujuan. Surabaya Gubeng 17.599 tiket, Yogyakarta 7.642, Malang 6.451, Gambir (Jakarta): 2.060, Bandung 1.260, Cilacap: 623, Purwokerto 249, Cirebon 177, dan Pasar Senen (Jakarta) 150 tiket.
“Kami mengimbau masyarakat yang ingin melakukan perjalanan untuk segera melakukan pemesanan melalui aplikasi KAI Access, situs resmi kai.id, atau kanal penjualan resmi lainnya agar tidak kehabisan, mengingat minat masyarakat yang masih tinggi di penghujung libur Nataru ini,” himbaunya. (Hms/editor Dibyo)
Ket. Foto: Tohari.








