Mas Bechi Ingin Sidang Offline, Peristiwa Yang Didakwakan Itu Fakta atau Fiktif

  • Whatsapp

SURABAYA – beritalima.com, Sidang lanjutan kasus pencabulan Santriwati dengan terdakwa Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi akhirnya digelar secara online di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. MSAT alias Mas Bechi mengungkapkan, ia ingin persidangan digelar offline atas pasal berlapis yang didakwakan kepadanya.

Permintaan tersebut disampaikan ketua tim penasehat hukum Mas Bechi, Gede Pasek Suardika usai pembacaan surat dakwaan oleh jaksa penuntut umum di ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Menurut Gede, permintaan sidang offline tersebut bertujuan untuk mengungkap fakta peristiwa yang didakwakan Jaksa fakta itu atau Fiktif.

“Hari gini masih online dan untuk apa sidang dipindahkan dari Jombang ke Surabaya. Kalau tetap di Surabaya hadirkan (terdakwa) dong, biar kita sama-sama mencari keadilian apakah peristiwa yang didakwakan itu fiktif ataukah fakta. Kan bisa di uji,” kata Gede Pasek Suardika selaku ketua tim penasehat hukum terdakwa Mas Bechi kepada wartawan usai persidangan. Senin (18/7/2022).

Tak hanya itu, Gede Pasek juga menilai dakwaan Jaksa terkesan sumir. Sebab apa yang muncul di media dengan apa yang ada dalam dakwaan berbeda sekali.

“Ya sumir dong, berita di media kan disebutkan ada belasan orang (korban), lalu ada lima orang santriwati. Faktanya cuma satu orang. Dan usianya pada waktu kejadian sudah 20 tahun. Dan hari ini sudah 25 tahun. Jadi kita kaget juga ternyata apa yang muncul di media dengan apa yang ada dalam dakwaan berbeda sekali,” lanjutnya.

Gede Pasek juga mempertanyakan kenapa sampai hari ini Kliennya, Mas Bechi belum menerima Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Ngapain dipersulit banget, itu kan hal-hal dasar dalam KUHAP. Mari kita sama-sama mencari keadilan dan mencari kebenaran materiil. Buka aja semua. Apakah peristiwa yang didakwakan itu fakta ataukah fiktif. Selama ini keluarga besar Mas Bechi jarang menjelaskan ini ke publik. Sehingga peradilan opini lebih dulu beliau alami. Hari ini kami pelan-pelan akan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi,” pungkasnya. (Han)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait