Masa Siaga Ramadan dan Idulfitri, PLN UIT JBM Siagakan 1.390 Personel

  • Whatsapp

SIDOARJO, beritalima.com | Direktorat Transmisi dan Perencanaan Sistem PT PLN (Persero) menetapkan masa siaga pengamanan pasokan listrik selama 20 hari, mulai 12 hingga 31 Maret 2026. Kebijakan tersebut dilakukan untuk memastikan keandalan sistem kelistrikan selama periode Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri, saat kebutuhan listrik masyarakat cenderung meningkat.

Menindaklanjuti penetapan masa siaga tersebut, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) segera menyusun berbagai langkah strategis guna menjaga keandalan jaringan transmisi listrik di wilayah Jawa Timur dan Bali.

Sebagai bagian dari kesiapan operasional, PLN UIT JBM menyiagakan sebanyak 1.390 personel yang tersebar di seluruh wilayah kerja. Seluruh personel tersebut akan bersiaga selama 24 jam penuh setiap harinya selama masa siaga berlangsung. Mereka telah dibekali dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas dalam penanganan berbagai potensi gangguan pada sistem transmisi.

Selain kesiapan personel, PLN UIT JBM juga menyiapkan sebanyak 16 posko siaga yang terdiri dari 15 posko di unit layanan serta 1 posko di tingkat unit induk. Posko-posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi pemantauan sistem kelistrikan sekaligus titik respons cepat apabila terjadi potensi gangguan pada jaringan transmisi.

Kesiapan tersebut turut didukung dengan berbagai peralatan penunjang untuk menghadapi kondisi darurat. Di antaranya 12 unit crane, 10 unit manlift, 1 peralatan online washer, 7 unit Emergency Restoration System (ERS), 5 unit trafo mobile, serta 7 unit DC mobile dan berbagai perlengkapan teknis lainnya. Seluruh peralatan tersebut dipastikan dalam kondisi siap operasi guna mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan pada jaringan transmisi.

Di sisi lain, PLN UIT JBM melalui bidang logistik juga telah menyiapkan berbagai material spare sebagai langkah antisipatif dalam kondisi darurat. Penempatan material tersebut telah mempertimbangkan faktor aksesibilitas dan jarak tempuh yang strategis sehingga dapat segera digunakan apabila terjadi kegagalan pada peralatan di lapangan.

Disampaikan pada acara Visit Keandalan Transmisi UIT JBM, Kamis (12/3/2026), General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menegaskan bahwa kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan nyaman tanpa gangguan listrik.

“Melalui kesiapan personel, peralatan, serta dukungan material cadangan, PLN UIT JBM berkomitmen menjaga keandalan sistem transmisi selama masa siaga Ramadan dan Idulfitri. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dan merayakan hari kemenangan dengan tenang tanpa khawatir terhadap pasokan listrik,” ujar Ika.

Dengan berbagai langkah kesiapan tersebut, PLN UIT JBM optimistis dapat menjaga keandalan sistem kelistrikan selama masa siaga Ramadan dan Idulfitri 1447 H, sehingga kebutuhan listrik masyarakat di wilayah Jawa Timur dan Bali tetap terpenuhi secara andal dan berkelanjutan. (Gan)

Teks Foto: General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, jelaskan kesiapan Masa Siaga Ramadan dan Idulfitri di acara Visit Keandalan Transmisi UIT JBM, Kamis (12/3/2026).

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait