beritalima.com – Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.Ip. (lahir di Malang, Jawa Timur, 8 November 1963; umur 54 tahun), adalah seorang perwira tinggi TNI Angkatan Udara yang menjabat sebagai Panglima TNI sejak tanggal 8 Desember 2017, menggantikan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Hadi merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1986 dan Sekolah Penerbang TNI AU 1987. Sebelumnya, ia menjabat sebagai sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara.
Karier
Setelah lulus Akademi Angkatan Udara (AAU) pada 1986, Hadi mengawali kariernya di Skadron Udara 4 yang bermarkas di Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh, Malang, Jawa Timur. Tugas Skadron Udara 4 adalah mengoperasikan pesawat angkut ringan untuk Operasi Dukungan Udara, SAR terbatas, dan kursus penerbang pesawat angkut. Adapun tugas Hadi saat itu adalah menjadi pilot pesawat angkut Cassa. Pada tahun 1993, kariernya meningkat menjadi Kepala Seksi Latihan Skadron Udara 4 Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh. Selepas itu, tahun 1996 ayah dua putra itu tidak lagi mengurusi pesawat angkut ringan. Dia berganti memimpin pesawat angkut berat sebagai Komandan Flight Ops “A” Flightlat Skadron Udara 32 Wing Udara 2 Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh.
Pada tahun 2010, Hadi menduduki posisi sebagai Komandan Pangkalan Udara Adisumarmo.
Setahun kemudian, dia menjabat tugas di luar TNI AU menjadi Perwira Bantuan I/Rencana Operasi TNI dan Sekretaris Militer Kementerian Sekretaris Negara. Dua tahun setelah itu, Hadi berpangkat Kolonel dan dipercaya menjadi Direktur Operasi dan Latihan Badan SAR Nasional. Dua bulan menjabat Kepala Dinas Penerangan TNI AU (2013-2015), Komandan Lanud Abdul Rachman Saleh, pada Juli 2015, Hadi ditugasi menjadi Sekretariat Militer Presiden Republik Indonesia Presiden Joko Widodo dan pangkatnya naik menjadi Marsekal Muda.
Pada bulan November 2016, Hadi dilantik menjadi Irjen Kementerian Pertahanan.
Tiga bulan setelah menjabat sebagai Irjen Kemenhan, Hadi terpilih menjadi Kepala Staf Angkatan Udara, tepatnya 18 Januari 2017 menggantikan Agus Supriatna. Pada masa ini banyak terbongkar kasus korupsi di Kemenhan, antara lain pengadaan pesawat dan helikopter.
Dia dicalonkan oleh Presiden Joko Widodo menjadi Panglima TNI menggantikan Jendral Gatot Nurmantyo. Setelah disetujui DPR,[8] Hadi resmi dilantik pada tanggal 8 Desember 2017.
Karier kemiliteran
Perwira Penerbang Skadron Udara 4 Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh (1986-1993)
Kepala Seksi Latihan Skadron 4 Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh (1993)
Komandan Flight Ops “A” Flightlat Skuadron Udara 32 Wing 2 Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh (1996)
Komandan Flight Skadron Pendidikan 101 Pangkalan Udara Adi Soemarmo (1997)
Kepala Seksi Bingadiksis Dispers Pangkalan Udara Adi Soemarmo (1998)
Komandan Batalyon III Menchandra Akademi TNI (1998)
Instruktur Penerbangan Pangkalan Udara Adi Sucipto (1999)
Kepala Seksi Keamanan dan Pertahanan Pangkalan Dinas Operasi Pangkalan Udara Adi Sucipto (2000)
Komandan Satuan Udara Pertanian Komando Operasi Angkatan Udara I (2001)
Kepala Departemen Operasi Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (2004)
Kepala Dinas Personel Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh (2006)
Kepala Sub Dinas Administrasi Prajurit Dinas Administrasi Persatuan Angkatan Udara (2007)
Komandan Pangkalan Udara Adi Soemarmo (2010-2011)
Perwira Bantuan I/Rencana Operasi TNI (2011)
Perwira Menengah Sekretaris Militer Kementerian Sekretaris Negara (2011)
Direktur Operasi dan Latihan Badan SAR Nasional (2011-2013)
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (2013-2015)
Komandan Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh (2015)
Sekretariat Militer Presiden (2015-2016)
Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan (2016-2017)
Kepala Staf TNI Angkatan Udara (2017)
Panglima Tentara Nasional Indonesia (2017-sekarang)
Sumber : wikipedia