Mengenang Jejak Perjuangan Supriyadi, Pemuda Pemberani Pahlawan Indonesia

  • Whatsapp
Semangat anak-anak didampingi orangtuanya kunjungi museum Satriamandala (foto: abri)

Jakarta, beritalima.com|- Sosok Soeprijadi atau Supriyadi banyak dikenal di kalangan pejuang kemerdekaan sebagai salah satu pemuda pemberani yang menentang kekejamaan penjajahan Jepang, dan bisa dijadikan  contoh teladan bagi generasi muda sekarang. Hal tersebut diungkapkan Kepala Museum Satriamandala, Letnan Kolonel Caj Anggi Salamun, S.Sos., dalam rangka mengenang perjuangan pemuda Supriyadi di bulan Februari 2026 ini.

Jejak sejarah menjelaskan Supriyadi sendiri, mulanya berharap kehadiran Jepang di Indonesia (1942) bisa membantu menyelesaikan kekuasaan penjajah Belanda. Harapan kehadiran Jepang dibuktikan Supriyadi yang kelahiran Trenggalek (Jawa Timur) April 1923, dengan bergabung di organisasi Pembela Tanah Air (PETA).

Namun, setelah ia bertugas di PETA sebagai komandan, Supriyadi menyaksikan kekejaman Jepang kepada warga Indonesia, khususnya di Blitar, Jawa Timur. Hal inilah mengusik Supriyadi beserta sejumlah rekannya melakukan perlawanan kepada penjajah Jepang pada 14 Februari 1945.

“Perjuangan Supriyadi terekam dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia dengan menunjukkan bagaimana keberanian pemuda kita sebelum masa kemerdekaan menentang penguasa Jepang,” jelas Salamun di Jakarta (14/2).

Diingatkan oleh Salamun, peristiwa pemberontakan dari keberanian Supriyadi merupakan kejadian penting untuk diketahui oleh generasi penerus bangsa, saat ini sudah dinanti kehadiran pemuda pemudi generasi penerus bangsa Indonesia bisa seberani Supriyadi.

“Pemerintah Republik Indonesia menghargai jasa-jasa Supriyadi dan memberikannya gelar Pahlawan Nasional dengan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor. 063/TIK/1975 tanggal 9 Agustus 1975. Ini sebuah pelajaran penting bagi generasi bangsa atas perjuangan yang pernah dilakukan oleh Supriyadi,” tegas Salamun.

Dalam.kesempatan ini Kepala Museum Satriamandala mengajak generasi muda agar melek sejarah, oleh karena itu ayo segera kunjungi Museum Satriamandala sebagai wahana edukasi sejarah bagi kita semua generasi penerus bangsa berikutnya. Kenali Sejarahmu, Cintai Bangsamu.

Jurnalis: rendy/abri

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait