Menhub: Peran Basarnas Perlu Diperkuat Tanpa Dibebani Keraguan Bertindak

  • Whatsapp
Menhub: Peran Basarnas perlu diperkuat tanpa keraguan bertindak (foto: dispenau)

Jakarta, beritalima.com|- Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan dukungannya terhadap penguatan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas dalam sistem operasi Search and Rescue (SAR) Nasional, sehingga tak ada keraguan bertindak saat menjalani tugasnya.

Menhub menilai penguatan ini tidak dapat ditunda karena operasi SAR berpacu langsung dengan waktu dan menyangkut keselamatan serta nyawa manusia. Ini disampaikan Menhub saat menghadiri Sarasehan HUT ke-54 Basarnas bertema “Penguatan Basarnas dalam Sistem SAR Nasional” yang digelar di Kantor Pusat Basarnas, Jakarta (12/2).

Menurut Menhub, dalam banyak kejadian kecelakaan transportasi, waktu yang dimiliki tim SAR untuk menyelamatkan korban sangat terbatas. Bahkan, dalam kondisi tertentu, Basarnas hanya memiliki waktu sekitar tiga hari untuk melakukan upaya penyelamatan secara optimal.

“Operasi SAR ini tidak bisa menunggu karena kita hanya punya waktu yang sangat terbatas. Jika masih menunggu proses panjang, termasuk soal keputusan di lokasi atau pembahasan anggaran, itu tidak akan menyelamatkan nyawa manusia,” tegas Menhub.

Sehingga, bagi Menhub, Basarnas perlu diperkuat agar dapat bergerak cepat dan responsif tanpa dibebani keraguan dalam pengambilan keputusan, terutama pada situasi darurat.

“Kami di Kementerian Perhubungan adalah salah satu penerima manfaat terbesar dari tugas-tugas Basarnas, karena sebagian besar operasi SAR berkaitan dengan transportasi. Karena itu, kami siap mendukung dan mendorong penguatan Basarnas. Silakan disampaikan apa yang dibutuhkan, kita cari bersama skemanya seperti apa,” papar Dudy.

Dudy juga singgung pengalaman penanganan kecelakaan transportasi di wilayah dengan kondisi geografis dan cuaca ekstrem, di mana operasi SAR kerap menghadapi kendala, termasuk keterbatasan biaya operasional. Kedepan Basarnas tak boleh ragu bertindak cepat hanya karena mempertimbangkan persoalan pembiayaan.

Kemenhub siap membantu Basarnas melalui optimalisasi sumber daya yang dimiliki, termasuk pemanfaatan sarana dan kendaraan dari Badan Layanan Umum (BLU) di lingkungan Kemenhub apabila diperlukan dalam mendukung operasi SAR.

Intinya, Dudy menggarisbawahi penguatan Basarnas merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat.

Jurnalis: abri/dedy

 

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait