Jakarta, beritalima.com| – Meski diguyur hujan ringan, masyarakat Jakarta dan sekitarnya yang menikmati beragam hiburan di sejumlah titik tetap bersemangat, sambil berdonasi untuk warga tertimpa bencana di beberapa daerah.
Salah satu acara bertajuk ‘Jakarta Musik Festival’ di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat (31/12), menghadirkan beberapa grup band dengan berbagai genre musik, membius warga yang hadir untuk ikut bernyanyi dan bergoyang bersama. Konser live musik dari sejumlah kelompok band ini dimulai sekitar pukul 22.20,
Sambil menikmati musik, pengunjung juga antusias berdonasi melalui barcode yang ada pada Videotron maupun banner yang ada di sekitar area panggung hiburan. Tasya (36), pengunjung yang tinggal di Kwitang, mengaku sangat menikmati hiburan yang disajikan malam ini.
Baginya, perayaan tahun baru malam ini punya kesan tersendiri, karena selain menghibur juga menumbuhkan rasa empati dan solidaritas melalui ajakan donasi untuk warga yang terkena musibah di Sumatera dan daerah lain di Indonesia.
“Saya pribadi, sepakat dengan kebijakan Pemprov DKI yang melarang adanya pesta kembang api. Karena ini demi menghormati sesama yang sedang terkena musibah bencana alam,” ucapnya.
Sementara Wali Kota Jakarta Pusat Arifin apresiasi Dinas Parekraf dengan kegiatan acara puncak malam tahun baru di Lapangan Banteng ini. Arifin mengajak semua yang hadir menyisihkan sedikit rejekinya untuk diberikan pada masyarakat yang saat ini terkena musibah bencana.
“Pergantian tahun baru ,kali ini sedikit berbeda karena tidak ada pesta kembang api. Kenapa demikian, kita harus menghadirkan rasa kepedulian, rasa empati terhadap saudara-saudara kita yang terkena musibah dan saat ini berada di pengungsian,” papar Arifin.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Parekraf DKI Jakarta Puji Hastuti mengatakan hasil donasi di wilayah DKI Jakarta sebesar Rp 2,9 miliar. Namun khusus di Lapangan Banteng pihaknya belum menghitung. Sebab penghitungan dilakukan satu pintu di tingkat provinsi. “Kami mengucapkan terima kasih pada seluruh wara Jakarta yang telah mendonasikan sebagian rejekinya untuk sesama,” jelasnya.
Selain hiburan dan donasi, acara diisi dengan doa lintas agama dimulai pukul 23.32 WIB dipimpin KH Abi Ichwanudin, Bendahara Umum MUI DKI Jakarta dengan pendamping dari agama Katolik Agustinus Didiek D, Kristen Pendeta Dr Ferry Simanjuntak, Hindu JM Dewa Angga Wesnawa, Buddha Judha Hartono dan Konghuchu Ws Lie.
“Jadikan Jakarta kota yang tangguh dalam menghadapi tantangan global namun tetap memberikan pelayanan prima dan peduli dengan sesama,” ungkapnya.
Jurnalis: abri/rendy/bj








