Mensesneg: Pemerintah Prihatin Mendalam Terkait Peristiwa di Ngada

  • Whatsapp
Mensesneg: Pemerintah prihatin mendalam terkait peristiwa di Ngada (foto: setpres)

Jakarta, beritalima.com|- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi atas nama Pemerintah menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa meninggalnya seorang pelajar sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Disebutkan Mensesneg, peristiwa tersebut menjadi perhatian serius Presiden. Pemerintah, imbuhnya, telah melakukan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk menangani dampak kejadian tersebut serta mencegah agar peristiwa serupa tidak terulang di kemudian hari.

“Dan kami telah berkoordinasi dengan jajaran terkait karena bagi kami, bagi kita semua, ini adalah kejadian yang seharusnya tidak boleh terjadi. Oleh karena itulah, Bapak Presiden menaruh atensi dan melalui kami dan meminta kami untuk berkoordinasi supaya ke depan hal-hal yang semacam ini dapat kita antisipasi,” jelas Mensesneg.

Koordinasi telah dilakukan dengan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Sosial. Selain itu, pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk dalam hal pendataan dan mekanisme pelaporan di tingkat daerah.

Menurut mensesneg, peran aparatur desa, seperti kepala desa dan kepala dusun, dinilai penting dalam melakukan pemantauan terhadap warga yang belum tercatat sebagai penerima manfaat program pemerintah.

“Barangkali kalau misalnya pun tidak atau belum masuk di dalam daftar penerima manfaat dari pemerintah, mestinya ada mekanisme-mekanisme secara struktural, misalnya melalui kepala desa atau kepala dusun yang itu terus-menerus melakukan monitoring dan melaporkan manakala ada warganya yang belum termasuk atau belum tercatat sebagai penerima manfaat dari program-program pemerintah,” terangnya.

Selain faktor ekonomi, pemerintah juga memberi perhatian pada faktor pendidikan serta kesehatan mental anak. Dalam hal ini, pemerintah telah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memperkuat peran lingkungan sekolah sebagai ruang aman bagi peserta didik, termasuk dalam mendeteksi dan menangani permasalahan yang dihadapi anak-anak sejak dini.

Jurnalis: abri/rendy/setneg

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait