Mitos Rumah Makan Yang Memakai Pesugihan

  • Whatsapp
www.beritalima.com

beritalima.com | Rumah makan yang memakai pesugihan kerap kali menjadi momok di masyarakat. Tak jarang jika rumah makan yang larisnya membeludak lebih dari pesaingnya dicurigai memakai jin pelaris atau benda-benda unik sebagai cara menambah keuntungan.

Hal tersebut ditanggapi benar adanya oleh sebagian mereka yang memiliki indera keenam. Bahkan, beberapa masyarakat masih meyakini adanya mitos tersebut. Untuk itu, simak 5 ciri mitos rumah makan yang memakai pesugihan:
1. Makanan Tidak Lezat Saat Dibawa ke Rumah

Hal ini masih diyakini masyarakat, saat menyantap makanannya langsung di tempat makan terasa lezat. Namun, ketika dibawa pulang terasa hambar bahkan cepat basi. Beberapa orang masih meyakini jika terdapat jin pelaris di sana.

2. Terdapat Satu Ruangan yang Sangat Terlarang

Tempat makan yang memakai pesugihan biasanya memiliki ruangan khusus yang tidak boleh dimasukkan siapa pun. Konon, tempat semacam ini digunakan sebagai tempat tinggal jin penglaris atau tempat bagi penjual untuk melakukan ritual-ritual tertentu. Biasanya, ruangan tersebut terdapat di belakang rumah makan, dekat dapur atau kamar mandi.
3. Tidak Betah Berlama-lama

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Suasana rumah makan memakai pesugihan dinilai terasa panas sehingga membuat pengunjung tidak betah berlama-lama, apalagi jika membawa anak kecil. Biasanya balita akan merasa gelisah, tak tenang dan menagis terus menerus.

www.beritalima.com
www.beritalima.com
www.beritalima.com

4. Tempat Cuci Piring yang Jauh

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Alasan ini diyakini karena jin penglaris senang bersarang di tempat cuci piring. Dipercaya jin akan menjilati semua piring makanan supaya lezat. Bahkan, beberapa orang meyakini semua peralatan makan yang ada tidak luput dari tindakan jin penglaris ini.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

5. Makanan Tidak Enak Setelah Didoakan

www.beritalima.com

Pernyataan tersebut sempat disampaikan Om Hau, seorang paranormal saat menjadi narasumber di Bukan Empat Mata tahun lalu. Ia menyebut pentingnya doa sebelum makan di luar atau sebelum mengambil foto makanan. Om Hao menjelaskan doa ibarat sebuah tameng, karena menurutnya sesaat setelah makanan dihidangkan jin penglaris akan datang menghampiri untuk memulai kerjanya.

Dari 5 mitos yang dijelaskan, bukan berarti semua ciri-ciri tersebut dijadikan pedoman untuk menilai rumah makan, karena faktanya banyak di luar sana yang masih mengedepankan kejujuran dan kualitas makanan. (rr)

www.beritalima.com

Pos terkait