Musorkotlub KONI Kota Malang Terancam Aklamasi ?

  • Whatsapp
Danny Agung Prasetya Ketua TPP Karetaker KONI Kota Malang
Danny Agung Prasetya Ketua TPP Karetaker KONI Kota Malang

Kota Malang, beritalima.com | Hari ini Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Caretaker KONI Kota Malang mengumumkan hasil verifikasi bakal calon (bacalon) ketua umum KONI Kota Malang yang sebelumnya telah menerima dua orang pendaftar bakal calon ketua umum (Ketum) KONI Kota Malang.

” Ya beberapa hari yang lalu kami Karetaker resmi menerima dua orang calon Ketum yakni R. Djoni Sudjatmoko dan Eddy Wahyono beserta berkas pendaftaran, dan saat ini kami resmi mengumumkan hasilnya,” ungkap Ketua TPP Caretaker KONI Kota Malang Danny Agung Prasetyo kepada Beritalima.com Jumat 27/01.

Bacaan Lainnya

Menurut Danny Kedua bacalon tersebut dinyatakan telah memenuhi syarat. Namun, sayangnya pada 26 Januari 2023 sore, salah satu bacalon ketua umum KONI Kota Malang yakni Eddy Wahyono menyatakan mundur. Hal itu disampaikan melalui beberapa pemberitaan di sejumlah media massa. Meski, hingga hari ini belum ada surat pernyataan resmi dari Eddy Wahyono.

“Kami sudah melakukan verifikasi dan kedua calon lolos namun, sebelumnya salah satu calon yakni Eddy Wahyono sebagai incumbent, ramai diberitakan sudah menyatakan mundur, dan dipertegas dengan menginformasikan kepada saya melalui WhatsApp bahwa Eddy tidak bisa mengirim surat resmi pengunduran diri sebagai bacalon ketua umum KONI Kota Malang karena masih berada di Bali,” kata Danny.

Selanjutnya, ia juga menegaskan bahwa Eddy Wahyono juga tidak keberatan jika dirinya diumumkan tidak bisa mengikuti kontestasi ketua umum KONI Kota Malang. Dan dalam hal ini, Danny menghargai apa yang menjadi keputusan Eddy Wahyono.

“Dalam isi whatsapp Eddy Wahyono tidak mempermasalahkan jika diumumkan meski belum mengirim surat resmi, dan pak Eddy menyampaikan dari beberapa pemberitaan di media massa bisa menjadi dasar mundur dari pencalonan. Dan kami sebagai TPP Caretaker KONI Kota Malang menghargai keputusan beliau,” tegasnya.

Sementara itu Danny saat ditanya apakah, dengan pengunduran Eddy Wahyono dari Pencalonan Ketua KONI pada Musorkotlub dengan Calon tunggal, akan aklamasi?. Danny menyampaikan bahwa itu bukan wewenangnya untuk menjawab.

“Dengan adanya calon tunggal apakah nanti akan aklamasi, kami belum tahu dan itu bukan hak kami untuk menjawab,” imbuhnya.

Perlu diketahui bahwa Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (musorkotlub) KONI Kota Malang akan diselenggarakan pada 30 Januari 2023 mendatang di Gedung DPRD Kota Malang. Red/So

beritalima.com

Pos terkait