JAKARTA, beritalima.com – Anggota DPR RI, Nasim Khan, melayangkan kritik keras kepada Polres dan Pemerintah Kabupaten Situbondo setelah maraknya pencurian kabel PT Telkom tak kunjung tertangtertangani. Pihaknya mengungkapkan bahwa laporan resmi Telkom ke kepolisian selama berbulan-bulan justru mandek tanpa hasil.
“Laporannya jalan di tempat. Lambannya penanganan aparat memperburuk keadaan,” tegas Nasim, Minggu (30/11).
Informasi yang diterima layanan pengaduan NKI menunjukkan Telkom sudah berkali-kali mengirimkan bukti dan titik kejadian, bahkan langsung ke nomor yang tercatat sebagai Kapolres Situbondo. Namun pencurian tetap berlangsung dan para pelaku leluasa beraksi.
Nasim menyebut ada dugaan kuat permainan oknum. “Ini aset negara. Jika Forkopimda, Pemkab, dan legislatif Situbondo diam, maka sinergi itu mati. Apalagi Presiden Prabowo sudah menekankan pentingnya melindungi layanan publik,” ujarnya.
Kerugian negara ditaksir mencapai miliaran rupiah. Pencurian juga dilakukan di lokasi-lokasi yang ironisnya berada di dekat markas aparat:
27 November – Kapongan, tepat di depan Koramil dan Polsek
28 November – Mangaran, dari perempatan hingga depan Koramil
29 November – Panarukan, selatan PLN Sumber Kolak
Dalam laporan Telkom, pelaku diperkirakan berjumlah sekitar 25 orang dan bergerak dalam kelompok besar, lengkap dengan “pengawal” yang diduga oknum tertentu. Bekas galian dibiarkan terbuka, membahayakan lalu lintas.
Perwakilan PT Telkom Situbondo, Doni Irawan, menyampaikan kekecewaannya: “Kami sudah lapor polisi, tapi tak ada respons. Apakah ada yang membekingi? Kami juga tidak tahu.”
Nasim menegaskan bahwa pembiaran ini tidak bisa ditoleransi. “Polisi harus hadir. Kasus sudah dilaporkan, tetapi tak ada tindak lanjut. Sementara pencurian terus terjadi, bahkan di depan kantor pemerintah. Ini sudah kelewatan,” tegasnya.
Warga pun mulai bersuara. Mereka mengaku resah karena komplotan pencuri beraksi pada malam hari tanpa takut. “Setelah lihat Polres Bondowoso menangkap pencuri kabel Telkom, kami sadar mereka sindikat. Semoga Polres Situbondo bergerak dan menangkap semuanya,” kata seorang warga.
Dengan sederet bukti dan aduan itu, Nasim menuntut Kapolres Situbondo segera mengungkap aktor utama pencurian kabel ini. “Jangan diam. Jangan biarkan publik kehilangan kepercayaan,” tutupnya. (*)








