BONDOWOSO, Beritalima.com – Upaya memperkuat perekonomian masyarakat terus dilakukan melalui berbagai program pemberdayaan. Salah satunya melalui sosialisasi sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) serta edukasi perbankan yang dinilai memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal itu tampak dalam kegiatan sosialisasi UMKM dan perbankan yang digelar anggota DPR RI, Nasim Khan, di Hotel Ijen View Hotel & Resort, Jumat (13/03/2026). Kegiatan yang dikemas dengan acara buka puasa bersama tersebut dihadiri ratusan simpatisan serta para pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kabupaten Bondowoso.
Dalam kesempatan tersebut, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan bahwa penguatan sektor UMKM harus dibarengi dengan pemahaman yang baik mengenai sistem perbankan. Menurutnya, akses permodalan, literasi keuangan, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam layanan perbankan menjadi kunci agar pelaku usaha kecil dapat berkembang dan bersaing.
Nasim Khan menjelaskan, kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha kecil, mengenai berbagai fasilitas dan layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung usaha mereka. Ia berharap program-program sinergi antara pemerintah dan lembaga perbankan bisa benar-benar dirasakan hingga ke tingkat desa.
“Kami ingin memastikan bahwa fasilitas perbankan dan program-program yang ada benar-benar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sampai ke desa-desa. Kehadiran perbankan, termasuk layanan dari Bank Mandiri di Bondowoso, tentu harus memberi manfaat bagi rakyat dan mendukung perkembangan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Nasim Khan juga menekankan pentingnya edukasi mengenai digitalisasi perbankan. Di era saat ini, kata dia, pelaku UMKM perlu memahami berbagai layanan digital yang disediakan perbankan agar transaksi usaha menjadi lebih mudah, cepat, dan aman.
Menurutnya, melalui edukasi tersebut para pelaku UMKM dapat mengetahui sistem layanan perbankan modern, mulai dari transaksi digital, akses pembiayaan usaha, hingga pengelolaan keuangan yang lebih baik.
“Kita memberikan edukasi tentang sistem perbankan, termasuk digitalisasi layanan perbankan. Harapannya para pelaku UMKM di Bondowoso bisa lebih memahami bagaimana memanfaatkan layanan tersebut untuk mengembangkan usaha mereka,” tambahnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara Nasim Khan dengan masyarakat serta para relawan dan tim penggerak yang selama ini aktif di berbagai wilayah di Bondowoso. Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat hubungan sekaligus memperkuat komunikasi dengan masyarakat.
Ia mengatakan, kegiatan seperti ini hampir setiap tahun digelar sebagai bentuk komitmen untuk terus menjalin kedekatan dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi dari para pelaku usaha.
“Kita berkumpul seperti ini hampir setiap tahun. Selain untuk silaturahmi, juga menjadi momentum berbagi informasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama terkait pengembangan UMKM dan pemanfaatan sistem perbankan,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Nasim Khan berharap para pelaku UMKM di Bondowoso semakin berkembang dan mampu meningkatkan daya saing usahanya. Dengan dukungan perbankan dan pemahaman yang baik tentang sistem keuangan, ia optimistis sektor UMKM akan menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi masyarakat. Jika mereka kuat, maka ekonomi daerah juga akan ikut tumbuh,” pungkasnya. (*/rois)








