GRESIK, beritalima.com—Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Pelabuhan Smelting Gresik akhirnya membuahkan hasil. Korban berinisial MR (58) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis pagi (8/1/2026) sekitar pukul 06.30 WIB di perairan Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.
Korban pertama kali ditemukan oleh rekan-rekannya sesama nelayan yang sejak pagi melakukan penyisiran di sekitar lokasi terakhir korban beraktivitas. Saksi Mujiyono (56), nelayan asal Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, menuturkan bahwa dirinya melihat sesosok tubuh mengapung di permukaan air saat proses pencarian berlangsung.
“Sekira pukul 06.30 WIB kami melihat ada mayat mengapung di perairan. Setelah didekati, diketahui korban adalah Mat Rakim,” ujar Mujiyono.
Mengetahui hal tersebut, Mujiyono segera menghubungi nelayan lain untuk meminta bantuan. Korban kemudian dievakuasi ke daratan sebelum kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Selain Mujiyono, saksi lain yang berada di lokasi kejadian adalah Udin (44), nelayan yang juga berdomisili di Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik. Korban diketahui bernama lengkap MR dan beralamat di Jalan Sindujoyo, Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik.
Kasatpolairud Polres Gresik, AKP I Nyoman Ardita, menyampaikan bahwa keterlibatan jajaran Polres Gresik dalam proses pencarian hingga evakuasi merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya nelayan yang beraktivitas di wilayah perairan.
“Ini merupakan wujud pelayanan kami kepada masyarakat. Polri berupaya hadir dan membantu setiap kejadian yang membutuhkan kehadiran kepolisian, terutama di wilayah perairan,” ujar AKP I Nyoman Ardita.
Atas peristiwa tersebut, Polres Gresik turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian maupun tindak pidana yang terjadi di lingkungan masing-masing.(Ron)








