BONDOWOSO, beritalima.com – Upaya modernisasi pertanian terus didorong di Kabupaten Bondowoso. Salah satunya terlihat saat panen padi di wilayah BPP Maskuning, Kecamatan Pujer, yang kini mulai memanfaatkan alat mesin pertanian (alsintan) berupa combine harvester.
Penggunaan alat perontok padi modern tersebut dinilai mampu mempercepat proses panen, menghemat tenaga kerja, serta meminimalisir kehilangan gabah di lahan sawah kamis (12/03/26).
Selain meningkatkan efisiensi waktu, penggunaan combine juga menjadi solusi atas semakin sulitnya mencari tenaga kerja untuk panen padi. Dengan alat ini, proses memotong, merontokkan hingga membersihkan gabah dapat dilakukan dalam satu waktu sehingga hasil panen bisa langsung dimasukkan ke dalam karung dalam kondisi bersih.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bondowoso, Mulyadi, mengatakan penggunaan alat combine sangat membantu para petani saat proses panen.
Menurutnya, panen padi yang biasanya membutuhkan waktu cukup lama jika dilakukan secara manual, kini dapat diselesaikan jauh lebih cepat dengan bantuan alat mesin pertanian tersebut.
“Biasanya untuk satu hektare lahan, kalau dikerjakan secara manual bisa memakan waktu dua sampai tiga hari. Tapi dengan menggunakan alsintan combine harvester, panen bisa selesai hanya sekitar dua jam saja,” ungkapnya.
Selain lebih cepat, penggunaan combine juga dinilai lebih efektif karena gabah yang dihasilkan langsung bersih dan minim terbuang. Berbeda dengan panen manual yang sering menyebabkan gabah tercecer di lahan.
“Kalau manual biasanya banyak gabah yang kocar-kacir dan masih tercampur jerami sehingga harus dibersihkan lagi. Dengan combine, gabah langsung masuk ke karung dan hasilnya sudah bersih tanpa kotoran jerami,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini para petani mulai kesulitan mencari tenaga kerja untuk panen padi karena banyak pekerja yang beralih ke sektor pekerjaan lain dengan pendapatan lebih tinggi.
“Sekarang cukup sulit mencari tenaga kerja untuk panen padi,” ujarnya.
Karena itu, pihaknya berharap penggunaan teknologi pertanian seperti combine harvester dapat terus disosialisasikan secara lebih luas kepada para petani agar manfaat pertanian modern dapat dirasakan lebih luas.
“Kalau hasil panennya bagus, maka para petani juga akan lebih sejahtera,” pungkasnya. (*/Rois)








