Jombang I beritalima.com – Perkiraan Luas Panen Padi bulan Maret dan April 2026 per Kecamatan di Kabupaten Jombang secara keseluruhan sebanyak 21,502.73 hektar dari panen padi bulan Maret 6,480.74 hektar ditambah panen padi pada bulan April mencapai 15,021.99 hektar.
Demikian hal itu diungkapkan Budi Santoso selaku Kabid Produksi Tanaman Pangan, Perkebunan, dan Hortikultura berhasil diminta keterangannya mengenai panen padi pada musim tanam pertama 2026, di kantornya, Jum’at (6/3/2026).
Lebih lanjut ditegaskan Budi, target luas panen padi pada Musim Tanam (MT) 1 tahun 2026 berdasarkan lahan baku sawah seluas 44.050 hektar. Namun telah realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) sepanjang tahun 2025 mencapai 86.701 ha melampaui target awal seluas 81.251 ha.
“Kita punya kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) seluas 38.247 ha dan memiliki Lahan Peetanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) seluaa 36.160 ha,” tandasnya.
Senada aeperti yang pernah silontarkan Eko Purwanto selaku Kabid Sarpraa san Perlindungan Tanaman, di Kabupaten Nombang memiliki KP2B dan LP2B. Menurutnya, peningkatan produktivitas tanaman pangan didukung adanya optimalisasi lahan (oplah) dan irigasi perpompaan (irpom).
Juga pernah dikatakan Eko, petani Jombang sudah mencukupi kebutuhan pangan seluruh masyarakat Indonesia. Menurutnya selama swasembada pangan tidak ada impor beras.
Menariknya luas panen padi di Kabupaten Jombang mencapai 75.000 hektar biasanya hanya 56 ribu hektar, hal itu berkat upaya Dinas Pertanian Kabupaten Jombang yang konsisten dimana prilaku petani biasanya menanam padi satu kali pada musim tanam namun sekarang bisa menanam dua kali pada musim tanam.
Ironisnya, Kabupaten Jombang telah menghasilkan 254 ribu ton beras per tahun namun tebagi untuk warga Jombang dan untuk kebutuhan masyarakat Indonesia.
“150 ribu ton dipakai makan untuk warga Jombang sedangkan 100 ribu ton untuk kebutuhan nasonal yang menjadi swasembada beras dimana daerah lain yang memiki lahan sawah sedikit tidak mencukupi,” tandas Eko.
Masih ditambahkan eko, tiap tahun Dinas Pertanian Kabupaten Jombang selalu memberikan bantuan berupa alat mesin pertanian mulai dari traktor roda dua dan roda empat, combine (mesin panen), alat pencacah (chopper), dan rice transplanter.
“Bantuan alat mesin pertanian itu bisa digelontorkan dari dana APBD maupun APBN,” imbuhnya.
Demikian daftar panen padi seluruh kecamatan di Kabupaten Jombang bulan Maret – April 2026
1. Bandar Kedung Mulyo pada bulan Maret 79.00 ha – bulan April 778.00 ha – totalnya 857.00 ha.
2. Perak 297.00 – 575.00 – 872.00
3. Gudo 991.00 – 1,219.00 – 2,210.00
4. Diwek 224.84 – 935.36 – 1,160.70
5. Ngoro 52.00 – 842.00 – 894.00
6. Mojowarno 78.00 – 1,380.00 – 1,458.00
7. Bareng 210.00 – 268.00 – 478.00
8. Wonosalam 24.00 – 7.00 – 31.00
9. Mojoagung 354.00 301.00 655.00
10. Sumobito 222.50 – 853.98 – 1,076.48
11. Jagoroto 349.39 – 727.34 – 1,076.73
12. Peterongan 104.00 – 152.50 – 256.50
13. Jombang 181.00 – 497.00 – 678.00
14. Megaluh 846.00 – 706.00 – 1,552.00
15. Tembelang 710.51 – 872.31 – 1,582.82
16. Kesamben 792.00 – 625.00 – 1,417.00
17. Kudu 114.00 – 923.00 – 1,037.00
18. Ngusikan 159.50 – 680.00 – 839.50
19. Ploso 140.00 – 487.00 – 627.00
20. Kabuh 239.00 – 1,392.00 – 1,631.00
21. Plandaan pada bulan Maret 313.00 ha – bulan April 800.00 ha – totalnya 1,113.00 ha.
Jurnalis: dedy








