Pasca-Gempa Pacitan, Daop 7 Pastikan Jalur Aman, 7 Perjalanan KA Sempat Dihentikan Darurat

  • Whatsapp

MADIUN, beritalima.com- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, Jawa Timur, memastikan seluruh jalur kereta api di wilayahnya dinyatakan aman pasca-gempa tektonik bermagnitudo 6,5 yang berpusat di 89 km Tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2) dini hari pukul 01.06 WIB.

Sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan, sebanyak tujuh perjalanan kereta api (KA) sempat diberhentikan luar biasa (BLB) untuk memastikan kondisi infrastruktur jalan rel dan jembatan dalam keadaan laik operasi.

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan, sesaat setelah gempa terasa, seluruh KA yang sedang melintas diinstruksikan untuk berhenti serentak melalui kendali radio lokomotif terpusat.

“SOP kami mewajibkan semua KA berhenti guna menunggu pemeriksaan jalur. Kami harus memastikan setiap jengkal rel dan konstruksi jembatan di wilayah terdampak dalam kondisi aman sebelum diizinkan kembali melintas,” ujar Tohari.

Petugas dari Unit Jalan dan Jembatan (JJ) langsung dikerahkan untuk melakukan pemantauan visual dan teknis di lapangan sesaat setelah getaran mereda.

Akibat penghentian darurat tersebut, terdapat 7 rangkaian KA yang mengalami andil keterlambatan dengan total waktu 212 menit.

Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) Jalan dan Jembatan di wilayah Daop 7 Madiun, jalur dinyatakan aman pada pukul 01.48 WIB.

“Seluruh lintas telah dinyatakan aman dan semua perjalanan KA kembali beroperasi normal sesuai Grafik Perjalanan KA (Gapeka). Kami memohon maaf atas keterlambatan yang terjadi demi mengutamakan keselamatan penumpang,” imbuhnya.

KAI berkomitmen untuk terus meminimalisir potensi bahaya sekecil apa pun guna memastikan keamanan penumpang, awak sarana perkeretaapian, serta seluruh operasional perjalanan kereta api. (Hms/editor Dibyo).

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait