Pemdes Krosok Gelar Musrenbangdes 2027, Bahas Prioritas Pembangunan

  • Whatsapp

TULUNGAGUNG, beritalima.com- Pemerintah Desa (Pemdes) Krosok, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun 2027, di tengah keterbatasan serta pemangkasan anggaran untuk program pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Selasa (20/01/2026), lalu.

Kepala Desa Krosok, Susanto, S.AP, mengatakan, Musrenbangdes menjadi forum penting dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) sekaligus menyelaraskan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tulungagung.

Menurutnya, terdapat beberapa program prioritas yang menjadi fokus pembangunan pada tahun 2027 mendatang.

“Musrenbangdes ini menjadi forum penting untuk menyusun RKPDes dan RKPD Kabupaten. Ada beberapa poin kegiatan yang menjadi prioritas pada tahun 2027,” terang Susanto, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah program prioritas tersebut diantaranya pengentasan kemiskinan melalui Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), pembiayaan di bidang kesehatan seperti penanganan stunting, pemberian makanan tambahan (PMT), pelayanan bagi balita, ibu hamil, lansia, serta operasional pemerintahan desa.

“RKPDes fokus pada prioritas dan kegiatan desa berdasarkan RPJMDes, sementara RKPD menguraikan program prioritas daerah yang selaras dengan RPJMD Provinsi dan RPJMN Nasional,” tambahnya.

Arah pembangunan Musrenbang tahun 2027, lanjutnya, juga mencakup peningkatan sumber daya manusia (SDM), pemerataan wilayah, serta transformasi ekonomi desa sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi pembangunan jangka panjang.

“Peningkatan SDM, pemerataan wilayah, transformasi ekonomi dan visi pembangunan jangka panjang sangat dibutuhkan untuk mengetahui sejauh mana peningkatan desa,” urainya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, RKPDes maupun RKPD Kabupaten disusun melalui forum partisipatif seperti Musrenbangdes dan Musrenbang Kabupaten. Hasil dari forum tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Musrenbangdes ini diharapkan dapat menghasilkan usulan-usulan pembangunan yang strategis dan berkelanjutan demi kemajuan Desa Krosok,” harapnya.

Di sisi lain, terkait keterbatasan anggaran untuk program pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), pihaknya berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut.

“Karena adanya keterbatasan anggaran untuk program pembangunan KDMP, masyarakat kami harapkan dapat bersabar dan memaklumi, sehingga tidak menimbulkan gejolak maupun persepsi negatif di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Hadir dalam Musrenbangdes ini diantaranya unsur Forkopimcam Sendang, tokoh agama tokoh masyarakat, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta sejumlah tamu undangan lainnya. (Dst/editor Dibyo).

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait