Pemkab Madiun Genjot Penurunan Angka Stunting Hingga Capai Target Nasional

  • Whatsapp

MADIUN, beritalima.com- Pemerintah menargetkam 14 persen menjadi target nasional prevalensi angka stunting pada 2024.

Bupati Madiun H. Ahmad Dawami, mengatakan, terus mengawal percepatan penurunan angka stunting di wilayahnya yang sudah berada di angka 14,76 persen pada bulan timbang Maret 2022 kemarin.

Hal tersebut disampaikan pada Pemantapan Tenaga Lini Lapangan Program Bangga Kencana dalam upaya Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Madiun di Pendopo Muda Graha, Rabu 14 September 2022.

Dengan didampingi Wakil Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, dan Ketua dan Wakil TP PKK Kabupaten Madiun, bupati menghimbau agar kader Peran Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) se-Kabupaten Madiun memberikan edukasi kepada masyarakat terkait stunting.

“Yang menjadi penggerak utama penurunan stunting itu Dinas PPKB PPA. Jaringan di bawah bergerak dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat, baik edukasi yang sifatnya spesifik langsung maupun yang sensitif atau tidak langsung,” ucap Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami.

Intervensi, lanjutnya, juga dilakukan oleh pemerintah dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat. Mulai dari usia remaja, calon pengantin, anak usia 0-59 bulan, hingga pendampingan bagi ibu hamil.

“Intervensi itu dilakukan, yang penting pemahaman di masyarakat terkait stunting ini harus segera diturunkan prevalensinya karena menyangkut generasi,” tegasnya.

“Angka stunting kita 14,76 di bulan timbang Maret. Target nasional itu pada 2024, 14 persen. Harapannya kita turunkan semaksimal mungkin, harus dibawah dua digit,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, menambahkan, jika stunting berpotensi memperlambat perkembangan otak, dengan dampak jangka panjang berupa keterbelakangan mental, rendahnya kemampuan belajar, dan risiko penyakit.

“Tim percepatan penurunan stunting mulai tingkat kabupaten hingga desa sudah kita kondisikan, termasuk pendataan yang otentik yang menjadi bahan kita untuk membuat perencanaan tindak lanjut. Insya Allah kita sudah baik, termasuk penganggarannya,” tutur H. Hari Wuryanto.(Dibyo).

H. Ahmad Dawami (kanan) atas. H. Hari Wuryanto (nomor 2 dari kanan) bawah.

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait