Jombang | beritalima.com – Pembinaan ASN Kementerian Agama Kabupaten Jombang sekaligus Anugerah Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama Kabupaten Jombang, langsung disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I. tepatnya di Aula Kemenag Jombang, Jalan Patimura, Kamis (8/1/2026).
Pada penutupan HAB itu, hadir pejabat Eselon IV, Pengawas Madrasah dan PAIS, Kepala KUA, Kepala Madrasah, Guru, Penyuluh Agama, Stakeholder Kementerian Agama Kabupaten Jombang, IGRA, KKMI, KKMTs dan KKMA.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang Dr. H. Muhajir, S.Pd., M.Ag dalam sambutannya mengatakan, kehadiran Kakan Kemenag Jatim menjadi positif dan motivasi besar jajaran Kemenag se – Kabupaten Jombang terus meningkatkan kinerja, integritas, dan pelayanan kepada umat.
“Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, yang telah berkenan hadir sekaligus memberikan pembinaan langsung kepada seluruh ASN Kemenag Jombang.
“Kehadiran Bapak Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur sekaligus memberikan pembinaan langsung kepada seluruh ASN Kemenag Jombang. Menjadi energi positif dan motivasi besar bagi kami semua untuk terus meningkatkan kinerja, integritas, dan pelayanan kepada umat,” ujar Muhajir kepada peserta pembinaan dan penganugerahan.
Pembinaan ASN pada hari ini menjadi sangat penting ungkapnya, karena diikuti oleh seluruh unsur strategis: pejabat struktural, pengawas, kepala KUA, kepala madrasah, guru, dan penyuluh. “Ini menunjukkan bahwa Kementerian Agama adalah satu tubuh, satu gerak, dan satu tujuan, yakni memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” terangnya.
Lanjut Kakan Kemenag Kabupaten Jombang Muhajir, peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama tahun ini mengusung tema, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”.
“Tema ini bukan sekadar slogan, tetapi panggilan moral bagi seluruh ASN Kementerian Agama untuk menjadi perekat persatuan, penjaga kerukunan, serta penggerak sinergi di tengah masyarakat yang majemuk,” tukasnya.
Masih lanjut Kakan Kemenag Kabupaten Jombang, Kemenag harus terus hadir sebagai rumah besar umat, yang meneduhkan, melayani dengan hati, dan bekerja dengan penuh keikhlasan.
“Kami meyakini, ketika umat rukun dan seluruh elemen bersinergi, maka Indonesia akan tumbuh menjadi bangsa yang damai, kuat, dan maju,” terangnya.
Ditambakan Muhajir seluruh ASN Kementerian Agama Kabupaten Jombang berkomitmen penuh untuk membangun Zona Integritas, menuju wilayah yang bersih, melayani, dan berintegritas. Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan budaya kerja yang profesional, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang prima.
“Zona Integritas bukan hanya kewajiban administratif, tetapi merupakan ikhtiar moral dan spiritual agar setiap amanah yang kami emban bernilai ibadah dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tandasnya.
Pungkas Muhajir, tunjangan penghasilan pegawai (TPP) terhutang guru – guru madrasah sudah terbayarkan. Menurutnya menjadi kabar membahagiakan dan menyejukan sekaligus bukti nyata perhatian dan kepedulian pimpinan terhadap kesejahteraan ASN, khususnya para guru madrasah yang telah berjuang mencerdaskan generasi bangsa dengan penuh dedikasi.
“Izinkan kami melaporkan juga bahwa perolehan Wakaf uang ASN Kemenag Jombang sampai kemaren sore, Rp. 1.456.623.800,- ini belum maksimal karena target kami 2 M,” tambahnya
Jurnalis: dedy Mulyadi








