Perkembangan Musibah di Kabupaten Bandung Barat, Korban Tewas Terus Bertambah

  • Whatsapp
Wapres Gibran (jongkok baju biru) kunjungi korban longsor. Perkembangan musibah di Kabupaten Bandung Barat, korban tewas bertambah (foto: BNPB)

Jakarta, beritalima.com|- Operasi pencarian dan penyelamatan korban tanah longsor di Desa Pasir Langu, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat terus dilakukan hingga malam hari (25/1), dimana hingga pukul 16.15 WIB, tim SAR gabungan berhasil menemukan 14 body pack (kantong jenazah), dan total telah ditemukan bertambah 25 korban tewas. Seluruhnya telah diserahkan ke tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk diidentifikasi.

Hingga Minggu siang, korban meninggal dunia tercatat sembilan jiwa. Lima korban telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, sementara empat korban lainnya masih dalam proses identifikasi. Selain korban meninggal dunia, terdapat 23 jiwa dilaporkan selamat dan belum ditemukan 81 jiwa. Angka jumlah korban masih akan terus bergerak seiring ditemukannya kembali korban dan identifikasi oleh tim DVI.

Pada proses pencarian korban hari ini sempat terkendala, sekitar pukul 10.41 tim di area worksite A1 sempat menghentikan pencarian sementara dikarenakan terpantau adanya longsoran, operasi dilanjutkan kembali pada pukul 11.10 setelah dilakukan pengamatan drone UAV di mahkota longsor dan dinyatakan aman.

Klaster SAR dipimpin Basarnas bersama TNI, Polri, BNPB, dan BPBD telah  melakukan pencarian sejak pagi dengan fokus pada 2 sektor yakni sektor alpha dan sektor bravo. Dalam operasi lebih dari 250 personel dikerahkan. Pencarian menggunakan metode alat berat, pencarian manual dan drone UAV untuk mempercepat proses pencarian.

Selain cuaca, medan di lokasi kejadian menjadi tantangan petugas saat melaksanakan pencarian. Berdasarkan pertimbangan teknis di lapangan, pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan Senin (26/1).

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming pada minggu pagi meninjau langsung lokasi terdampak bencana longsor, berdialog dengan warga yang mengungsi, didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, Menko PMK Pratikno, Kepala Basarnas Mohammad Syafii, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifarul Choiri Fauzi, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan dan Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail.

“Saya mohon maaf atas kejadian ini. Tim sudah turun semua ke lapangan dan kita upayakan semaksimal mungkin untuk pencarian korban,” ujar Gibran. “Kami mengutamakan penyelamatan jiwa. Operasi SAR dilakukan 24 jam nonstop karena masih ada puluhan warga yang dalam pencarian, bersamaan dengan perlindungan pengungsi dan pencegahan bencana susulan,” jelas Pratikno.

Data sementara terkait pengungsi yang berada di Kantor Desa Pasirlangu per Minggu (25/1) pukul 14.00 WIB berjumlah 232 jiwa dengan rincian gor desa 141 jiwa dan aula desa 8 jiwa.Lalu ada tiga skema disiapkan bagi para pengungsi, pertama warga akan dibuatkan hunian sementara (huntara). Kedua tinggal di rumah saudara menggunakan Dana Tunggu Hunian (DTH) dan terakhir opsi relokasi ke tempat yang lebih aman.

Jurnalis: rendy/abri

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait