Perkuat Dakwaannya Pada Kasus Trading Bitcoin, Jaksa Hadirkan Saksi Ahli

  • Whatsapp
www.beritalima.com

SURABAYA – beritalima.com, Dr Solahudin SH MH, dosen Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara (Ubhara) dimintai pendapatnya sebagai ahli pidana oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Surabaya, Damang Anubowo.

Itu terjadi pada sidang online kasus penipuan berkedok trading Bitcoin dengan terdakwa Danny Garibaldi Bin Gito Hariyono, warga jalan Kertajaya Indah Surabaya.

Dr Solahudin menerangkan, jika rangkaian kebohongan dan bujuk rayu dilakukan sebelum adanya transaksi, maka perbuatan tersebut dapat dikategorikan sebagai tindak pidana penipuan.

“Namun jika kata-kata bohong dan bujuk rayu dilakukan setelah adanya transaksi maka itu namanya wanprestasi,” kata Solahudin diruang sidang Cakra, gedung Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (2/4/2020).

www.beritalima.com

Usai mendengarkan keterangan saksi ahli yang dihadirkan oleh JPU, selanjutnya majelis hakim memberikan hak kepada terdakwa Danny Garibaldi untuk menghadirkan saksi a de charge atau saksi meringankan.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Karena itu, terdakwa Danny Garibaldi melalui penasehat hukumnya Arif Mulyohadi diberi kelonggaran waktu. Sidang ditunda pada selama sepekan. Dengan agenda saksi a de charge dari terdakwa Danny Garibaldi.

www.beritalima.com
www.beritalima.com
www.beritalima.com

“Sidang dilanjutkan dengan memeriksa dua orang saksi meringankan yang sudah dipersiapkan oleh penasehat hukum terdakwa,” pungkas hakim Dwi Purwadi menutup persidangan.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Terdakwa Danny Garibaldi Bin Gito Hariyono dalam kasus trading Bitcoin ini berhasil memperdayai korbannya, Aqva Anggelita hingga menderita kerugian sekitar Rp 150 jutaan.

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Akibat perbuatannya tersebut, JPU Kejari Surabaya Damang Anubowo pun menjeratnya dengan pidana pasal 378 KUHP. (Han)

www.beritalima.com
www.beritalima.com

Pos terkait