Jakarta,- Ketua Tim Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, bersama jajaran pengurus TP PKK Provinsi Maluku melaksanakan audiensi dengan Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo H. R. Muhammad Syafi’i, Kamis (25/02/2026), di Ruang Kerja Wakil Menteri Agama.
Wakil Menteri Agama didampingi istri Hj. Maya Suhasni Siregar, selaku Wakil Penasehat Dharma Wanita Kementerian Agama Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum FAMIUmi (Forum Alumni Muslima Indonesia).
Audiensi tersebut membahas penguatan sinergi antara TP PKK Provinsi Maluku dan Kementerian Agama RI dalam mendukung program ketahanan keluarga berbasis nilai keagamaan serta penguatan moderasi beragama di Provinsi Maluku.
Dalam pemaparannya, Maya Baby Lewerissa menyampaikan sejumlah program strategis TP PKK Provinsi Maluku, antara lain:
1. Workshop Moderasi Beragama Berbasis Keluarga di 11 Kabupaten/Kota
2. Pelatihan Keluarga Sakinah dan Parenting Religius
3. Penguatan Penyuluh Agama Perempuan Desa
4. Bantuan Sarana Keagamaan bagi keluarga pra-sejahtera
Maya Baby Lewerissa menegaskan, Maluku sebagai daerah majemuk dengan sejarah panjang menjaga perdamaian memerlukan penguatan nilai keagamaan yang dimulai dari lingkup keluarga.
“Kami ingin memastikan bahwa moderasi beragama dimulai dari rumah.
PKK Maluku siap menjadi mitra strategis Kementerian Agama dalam menjaga harmoni sosial serta memperkuat ketahanan keluarga di Maluku,” ungkapnya.
Mendengar paparan Maya Beby Lewerissa, Wakil Menteri Agama, Romo H. R. Muhammad Syafi’i, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyampaikan apresiasi atas peran aktif TP PKK Provinsi Maluku dalam membangun ketahanan keluarga berbasis nilai religius dan moderasi beragama.
” Pentingnya kolaborasi pusat dan daerah, dalam memperkuat karakter bangsa melalui keluarga,” pesan dan imbau WaMen.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan konstruktif, dengan komitmen untuk menindaklanjuti program melalui koordinasi bersama Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku serta unit teknis terkait.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama antara TP PKK Provinsi Maluku dan Kementerian Agama RI guna mendukung stabilitas sosial, kerukunan umat beragama, serta pembangunan keluarga religius dan harmonis di Maluku. (ulin)







