Polemik Pengeboran Sumur Minyak Tradisional, KANA : Jangan Suka Memancing Di Air Yang Keruh

  • Whatsapp

Aceh Timur – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat KANA ( Komunitas Investigasi dan Advokasi Nanggroe Aceh ) Muzakkir, meminta para pihak untuk tidak berspekulasi yang aneh- aneh terkait polemik pengeboran sumur minyak tradisional di Ranto Peureulak Kabupaten Aceh Timur.

” Jangan suka memancing di air yang keruh. Yang perlu diketahui, ribuan masyarakat disina bergantung hidup di pengeboran sumur minyak tradisional,” pungkas Muzakkir, Sabtu, 26 Maret 2022.

Untuk itu, kata Muzakkir, pihak- pihak yang berkompeten jangan melakukan aksi yang tidak berpihak kepada masyarakat dengan meminta pihak terkait untuk melakukan penutupan sumur minyak tersebut.

” Harus dikaji terlebih dulu sebelum memberikan tanggapan. Jangan menjadi pahlawan tapi masyarakat yang terzalimi,” cetus Muzakkir.

Seharusnya kita harus ada hati nurani, sama- sama kita cari solusi untuk tercipta sebuah regulasi agar mata pencaharian masyarakat dibidang pengeboran sumur minyak tradisional tidak terganggu.

” Kalau sudah ada regulasi, yang jelas korban jiwapun bisa terhindar ” Demikian Muzakkir seraya menambahkan kalau ada tudingan selama ini kerap terjadi dan telah menelan banyak korban jiwa di pengeboran sumur minyak tradisional tersebut itu memang sudah takdir dari Yang Maha Kuasa Allah SWT. ( Red)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait