Polres Sampang Selidiki Dugaan Penganiayaan PPK Terhadap PPS di Desa Panyirangan

  • Whatsapp

SAMPANG, BeritaLima.com – Usai menerima laporan, Polres Sampang Tindaklanjuti dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh anggota PPK terhadap anggota PPS di Desa Panyirangan Kecamatan Pangarengan, kini penyidik sedang melakukan penyelidikan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Sampang Iptu Sujianto, saat ini laporan tersebut sudah ada di penyidik dan dalam tahap pengumpulan alat bukti, termasuk juga hasil visum yang dikeluarkan oleh RSUD Mohammad Zyn Sampang.

“Jadi per hari ini penyidik sedang melakukan penyelidikan, pengumpulan alat bukti, serta memastikan bahwa ada unsur pidana dalam kejadian itu melalui hasil visum yang dikeluarkan oleh RSUD,” ungkapnya, Jum’at (26/1/2024).

Sujianto menjelaskan jika laporan tersebut masuk pada hari Rabu (24/1/2024) malam, korban melaporkan bahwa telah terjadi tindakan penganiayaan terhadap dirinya, dan setelah itu penyidik melakukan pendalaman termasuk juga modusnya bagaimana, dan kemarin sudah turun ke penyidik siapa yang menangani.

Untuk diketahui sebelumnya, peristiwa penganiayaan itu terjadi di Kantor Kecamatan Pangarengan, tepatnya saat digelar rapat internal antara PPK bersama PPS Desa Panyirangan, diduga lantaran PPK dan PPS tak sejalan dalam hal penentuan lokasi sekretariat PPS, Rabu (24/1/2024) malam.

Berdasarkan keterangan dari korban, dalam rapat internal yang berlangsung di kantor kecamatan itu dihadiri lima anggota PPK yang terdiri dari ketua dan anggota dan tiga 3 anggota PPS, “Kejadiannya itu semalam pas waktu acara rapat di kantor kecamatan,” ungkapnya.

Pihaknya menginginkan agar lokasi sekretariat PPS tidak dirubah dan tetap ditaruh di dusun Anyer. Sementara, ketua PPK tak setuju dan minta dipindah ke lokasi lain, bahkan saat itu ketua PPK Pangarengan sampai mengeluarkan kata-kata kasar dan tidak etis.

“Karena tidak ada titik temu akhirnya terjadilah cekcok dan anggota PPK inisial (R) memegang kerah baju saya sambil mendorong sehingga saya jatuh tersungkur setelah itu anggota PPS (HM) tiba-tiba langsung ikut memukul kepala saya di bagian depan dan belakang, dan mulai tadi malam sampai sekarang kepala saya masih terasa sakit,” tuturnya. (FA)

beritalima.com

Pos terkait