Amman, beritalima.com| – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah Raja Abdullah II ibn Al Hussein di Istana Basman, Amman (25/2) membahas sejumlah isu strategis kawasan, khususnya terkait upaya mendorong perdamaian di Gaza, keberlanjutan Board of Peace, solusi dua negara serta penguatan koordinasi negara-negara di kawasan Timur Tengah.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang turut serta mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut menjelaskan, “menindaklanjuti rapat pertama Board of Peace (BoP) bersama Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UAE), Qatar, Kuwait, Bahrain, serta negara-negara timur tengah lainnya yang tergabung dalam forum tersebut.”
Dalam konteks tersebut, Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II juga membahas penguatan peran Indonesia dan Yordania dalam menangani situasi di Gaza. Seskab menyebut bahwa Yordania dinilai memiliki posisi strategis dalam mendukung akses kemanusiaan maupun diplomasi kawasan.
“Perkuat kerja sama RI-Jordan tangani perdamaian di Gaza. Jordan adalah salah satu pintu masuk melalui darat, laut dan udara,” lanjutnya. Selain itu, kedua pemimpin negara turut membahas solusi jangka panjang atas konflik Palestina–Israel.
Pembahasan tersebut menegaskan bahwa Indonesia dan Yordania memiliki pandangan yang sejalan dalam mendorong penyelesaian yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina.
Raja Abdullah II mengantar langsung Presiden Prabowo menuju bandara, bahkan menyetiri sendiri kendaraan yang membawa keduanya. Momen tersebut menjadi simbol kuat eratnya hubungan personal dan diplomatik antara Indonesia dan Yordania di tengah komitmen bersama untuk mendorong perdamaian kawasan.
Jurnalis: abri/dedy/setneg







