Puguh Wiji Pamungkas Optimis Gemantara Memberikan Kontribusi Bagi Negara 

  • Whatsapp
MALANG, beritalima.com | Anggota DPRD provinsi Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas menyampaikan bahwa Gemantara (Gemilang Nusantara Indonesia) yang sudah memiliki jaringan internasional tersebut memiliki kontribusi positif terhadap perkembangan perekonomian, baik di Indonesia maupun di belahan dunia.
Puguh menyebutkan bahwa keanggotaan Gemantara dari Sabang sampai Merauke, dari Aceh hingga Papua sudah menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan. Begitupun jaringan internasional yang meliputi Turki, China, Malaysia dan lainnya.

“Gemantara ini adalah sebuah Ekosistem Builder, namanya sebuah perkumpulan yang lahir dari grounded bisnis coaching. Jadi teman-teman yang terhimpun di dalam Gemantara Indonesia ini adalah mereka para pegiat bisnis. Mulai dari kelas Mikro, Menengah, Kecil, dan Besar yang membernya tersebar dari Sabang sampai Merauke, dari Aceh sampai Papua, yang kurang lebih terdapat sekitar 15 ribuan anggota para pengusaha dari berbagai macam skala,” terang anggota komisi E DPRD provinsi Jatim ini.

Presiden Gemantara ini menuturkan bahwa pihaknya terhimpun di dalam Gemilang Nusantara Indonesia sebagai salah satu wadah bagi pegiat usaha untuk mengkontribusikan diri  kepada bangsa dan negara.
“Jadi kita punya tiga filosofi yaitu Terhubung, Bertumbuh dan Berdampak Connect Grow dan Impact, itu artinya kita menjadi satu ekosistem bisnis yang kemudian saling terhubung antara satu member dengan member yang lainnya, termasuk juga terhubung dengan potensi-potensi opportunity, baik itu UMKM, kelompok UMKM atau masyarakat itu sendiri,” sambungnya.
Politisi PKS ini menegaskan baik di pemerintahan ataupun di sektor swasta, member Gemantara berjajaran. Selain di level nasional, maupun daerah juga terjaring di level internasional ataupun global.
“Jadi kita sudah terjaring dengan Turki, Malaysia, China, Singapura dan negara lainnya.
Gemantara Indonesia itu mayoritas menyebutkan diri sebagai salah satu sebutan G-Coach, jadi ini sebagai salah satu sebutan kami para G-Coach yang aktif untuk memiliki filosofi Connect Grow dan Impact. Setelah terkoneksi lalu kemudian harapannya kita bisa bertumbuh, artinya Skill Up
pada proses perubahan skala bisnis dari kecil menjadi menengah, menengah menjadi besar, besar menjadi korporasi,” tegasnya.
Puguh mengungkapkan bahwa pihaknya berharap semuanya bisa berdampak, berdampak bagi orang-orang sekitar, masyarakat sekitar, termasuk juga berdampak bagi bangsa dan negara.
“Paling tidak, kalau di dalam konteks hari ini pemerintah yang mencanangkan pertumbuhan ekonomi sampai 8%, maka harapannya kita juga memberikan sumbangsih atas itu dengan bertumbuhnya bisnis kita para member di Gemantara Indonesia. Harapannya nanti akan semakin banyak menyerap tenaga kerja di masing-masing industri  teman-teman member. Kita optimis semakin tumbuh maka potensi untuk menyerap tenaga kerja akan semakin tinggi. Kalau tenaga kerja yang diserap semakin tinggi, maka daya beli di tengah-tengah masyarakat juga akan semakin positif. Salah satu penyumbang terbesar di dalam pertumbuhan ekonomi itu kan yang menyumbang PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) adalah konsumsi masyarakat,” jelasnya.
“Salah satu yang menjadi asas dasar dari kenapa kita terhubung, kenapa kita bertumbuh, dan kenapa kita berdampak di Gemantara Indonesia. Lalu yang kedua, tujuannya tentu jelas  sebagaimana filosofinya terhubung, bertumbuh dan berdampak dalam konteks menyelaraskan program pemerintah untuk kita ingin berkontribusi terhadap apa yang sudah dikerjakan pemerintah. Kalau pemerintah mencanangkan pertumbuhan ekonomi 8%, maka kita pun juga berkontribusi untuk mewujudkan itu dengan cara menumbuhkan bisnis para member. Dengan semakin bertumbuhnya bisnis mereka maka akan berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi di bangsa di tahun 2026 ini,” paparnya.
Puguh menambahkan, saat ini Gemantara Indonesia mencanangkan beberapa target yang di input di dalam 6 program strategis nasional atau PSN yang dikemas dengan istilah G-advokasi, G-Grow, G-next, G-fest, G-Connect, G-care.
Enam program strategi nasional itu yang membingkai arah kebijakan Gemantara Indonesia tahun 2026, yang secara global, secara makro kesemuanya itu mengarah kepada proses mengkoneksikan antar seluruh potensi dengan pemerintah, swasta, masyarakat, kelompok UMKM, kemudian menumbuhkan bisnis mereka interpreneurship mereka.
“Harapannya bisa berdampak bagi masyarakat Indonesia secara luas dan bagi negara Indonesia, dalam konteks pertumbuhan ekonomi dalam turut menyumbang meningkatnya kapasitas atau kemampuan ekonomi masyarakat. Semakin banyak menyerap tenaga kerja, semakin membuka lapangan pekerjaan yang lebih besar dan bisa meningkatkan daya beli masyarakat,” pungkasnya.(Yul)
beritalima.com

Pos terkait