Pusat Geospasial TNI AU Petakan Daerah Terdampak Bencana di Sumbar

  • Whatsapp
Pusat Geospasial TNI AU petakan daerah terdampak bencana di Sumbar (foto: dispenau)

Padang, beritalima.com|- Pusat Geospasial TNI AU atau Pusgeosau melaksanakan pemotretan udara di wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar) untuk mempetakan data geospasial terkini dan akurat sebagai dasar pemetaan luasan serta tingkat kerusakan akibat bencana.

Misi pemotretan udara dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai Jumat (9/1/2026), dengan sasaran wilayah Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, serta Kota Bukittinggi.

Dalam pemetaan dari udara, Pusgeosau menggunakan pesawat Casa NC-212 TNI AU, milik Skadron Udara 4, dilengkapi teknologi Kamera Udara Metrik DMC III. Perangkat ini mampu menghasilkan foto udara beresolusi tinggi untuk mendukung analisis detail kondisi wilayah terdampak.

Selain itu, Pusgeosau mengerahkan drone Avia Map P-60 untuk pemotretan udara pada area dengan topografi yang variatif, khususnya di wilayah Kota Padang.

Akurasi data diperkuat melalui pemasangan dan pengukuran Ground Control Point (GCP) dengan peralatan GPS geodetik. Tahapan ini memastikan keterikatan foto udara dengan koordinat nyata di permukaan bumi, sehingga ketelitian geometris data digital tetap terjaga.

Dari proses pemetaan tersebut dihasilkan peta foto udara tegak atau orthophoto. Produk ini memungkinkan pengukuran jarak, luas, dan elevasi wilayah terdampak bencana dilakukan secara presisi serta menjadi rujukan penting dalam analisis kondisi purna bencana saat pemulihan.

Selanjutnya, hasil pemetaan udara akan dimanfaatkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan instansi lain yang terkait untuk bahan analisis dampak serta perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca tanggap darurat bencana di Sumbar.

Jurnalis: dedy/abri

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait