JOMBANG, beritalima.com | Suasana hari raya Idul Fitri 1447 H diribath atau asrama putra Al Wahabiyah 1 dan putri Lathifiyah 2 Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Kabupaten Jombang masih sangat terasa dan penuh keakraban.
Moment santri kembali ke pondok pesantren yang didampingi oleh orang tuanya, disambut sangat antusias oleh pengasuh ribath Al Wahabiyah 1 dan Al Lathifiyah 2 dengan menggelar acara silaturahmi dan halal bihalal
Nyai Hj. Mundjidah Wahab Chasbullah selaku pengasuh ribath atau asrama putra Al Wahabiyah 1 dan putri Lathifiyah 2 pondok pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Kabupaten Jombang sambut kedatangan santri dengan menggelar silaturahmi dan halal bihalal dengan para wali santri, Selasa, 31/03/2026.
Hadir dalam acara tersebut KH. M. Syukron Djazilan Badri, M. Ag pengasuh PP. Al Jihad Surabaya, H.Faizun Ketua Umum alumni PP. Bahrul Ulum,keluarga besar Nyai Hj. Mundjidah Wahab dan ratusan wali santri.
Mantan Bupati Jombang Nyai Mundjidah dalam sambutannya sangat berterimakasih atas kehadiran para wali santri dalam acara silaturahmi dan halal bihalal.
” Semoga semuanya mendapat barokah, selalu panjang umur dan dilancarkan rejekinya,” ucap Nyai Mun.
Dalam kesempatan itu, beliau juga menyampaikan terimakasih banyak kepada wali santri yang mempercayakan anaknya untuk belajar ilmu agama di pondoknya.
” Alhamdulillah sampai saat ini, program pendidikan di pondok kami selalu mengedepankan ilmu akhlak, agama dan umum seperti yang selalu dicontohkan oleh orang tua kami KH. Abdul Wahab CHasbullah untuk selalu memuliakan para tamu dan santri sehingga lulusan dari sini nantinya bisa menjadi anak anak yang berakhlaqul karimah,berilmu dan juga bermanfaat untuk masyarakat,”jelas Ketua Muslimat NU Jombang.
Putri pendiri NU ini juga menambahkan bahwa pondok pesantren Bahrul Ulum awalnya hanya terdiri dari beberapa ribath salah satunya pondok putra Al Wahabiyah 1 dan putri Lathifiyah 2.
” Seiring dengan perkembangan waktu sampai saat ini, Alhamdulillah pondok pesantren Bahrul Ulum sekarang sudah ada 58 ribath dengan puluhan ribu santri,” tambah Nyai Mun,satu satunya keturunan Pendiri NU KH. Abdul Wahab CHasbullah yang tidak diperkenankan mondok diluar Bahrul Ulum oleh KH. Abdul Wahab CHasbullah
Pada saat yang sama, perwakilan wali santri Taufik menyampaikan terimakasih banyak atas sambutan yang digelar oleh pengasuh pondok Al Wahabiyah dan Lathifiyah.
” Saya selaku perwakilan wali santri dan alumni pondok disini menyampaikan terimakasih banyak dan mohon maaf lahir bathin semoga Ibu Nyai dan keluarga besar dilimpahkan kesehatan dan panjang umur selalu, Aamiin,” kata Taufik yang juga memondokan dua anaknya di Bahrul Ulum.
Akhir acara ditutup doa oleh KH. M. Syukron Djazilan Badri yang juga Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kota Surabaya.(RH)








